Begini Sejarah Triumph, Perusahaan Motor Inggris yang Jatuh ke Tangan BMW
Jum'at, 02 Juli 2021 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Langkah tersebut menjadikan Triumph produsen motor terbesar di daratan Britania Raya.
Kemudian pada 1921, Bettmann mengakuisisi aset dan bangunan Clay Lane dari Dawson Car Company, dan memulai usaha produksi jenis mobil tipe mesin 1,4 liter bernama Triumph 10/20, yang sebenarnya dirancang oleh Lea-Francis.
Produksi mobil lainnya diluncurkan pada tahun 1934, yang diberi nama Triumph Super 7. Pada saat itu penjualan mobil tersebut mencapai angka yang cukup fantastis.
BACA JUGA: LG QNED Mini LED TV, TV LCD Paling Canggih Saat Ini
Sebelum nama Triumph perlahan menghilang, produk terakhir buatan Triumph adalah Acclaim yang diperkenalkan pada tahun 1981. Pada 1984 menjadi akhir dari perjalanan perusahaan.
Hingga akhirnya pada 2007, Triumph bangkit dari kematiannya. Tetapi kali ini merek tersebut di bawah naungan BMW. Phoenix Concortium juga sempat mencoba membeli merek Triumph dari BMW, namun BMW menolak dan tetap mempertahankannya hingga saat ini.
Kemudian pada 1921, Bettmann mengakuisisi aset dan bangunan Clay Lane dari Dawson Car Company, dan memulai usaha produksi jenis mobil tipe mesin 1,4 liter bernama Triumph 10/20, yang sebenarnya dirancang oleh Lea-Francis.
Produksi mobil lainnya diluncurkan pada tahun 1934, yang diberi nama Triumph Super 7. Pada saat itu penjualan mobil tersebut mencapai angka yang cukup fantastis.
BACA JUGA: LG QNED Mini LED TV, TV LCD Paling Canggih Saat Ini
Sebelum nama Triumph perlahan menghilang, produk terakhir buatan Triumph adalah Acclaim yang diperkenalkan pada tahun 1981. Pada 1984 menjadi akhir dari perjalanan perusahaan.
Hingga akhirnya pada 2007, Triumph bangkit dari kematiannya. Tetapi kali ini merek tersebut di bawah naungan BMW. Phoenix Concortium juga sempat mencoba membeli merek Triumph dari BMW, namun BMW menolak dan tetap mempertahankannya hingga saat ini.
(dan)
Lihat Juga :