Gagal Bersaing, Ini 9 Produsen Mobil yang Angkat Kaki dari Indonesia
Minggu, 18 Juli 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Canggih, WhatsApp Memungkinkan Pengguna Mengirim Pesan Tanpa Ponsel
Namun perusahaan asal negeri Jiran ini tidak kuat bersaing lama di pasaran mobil Indonesia. Bahkan pada tahun 2017 saja ia mencatatkan penjualan hanya sebanyak 22 unit saja. Sentimen warga Indonesia terhadap Brand asal Malaysia ini menjadi penyebab angka penjualannya merosot dan di nyatakan hengkang dari pasar otomotif Indonesia.
3. PT GM Buana Indonesia (General Motor)
![Gagal Bersaing, Ini 9 Produsen Mobil yang Angkat Kaki dari Indonesia]()
PT. General Motor Buana Indonesia (GM) memproduksi mobil pertama kali di Indonesia pada tahun 1994 di Bekasi, Jawa Barat. Pada tahun itu General Motors memulai prakitan mobil asal Jerman yaitu Opel Blazer. Hingga berselang 2 tahun produsen ini merakit Opel Blazer versi stir kanan yang di jual dengan harga Rp72 juta lebih murah dari harga pesaingnya yaitu Nissan Terrano yang dibandrol dengan harga Rp 80 juta. Namun hal itu berubah pada saat terjadi krisis moneter pada tahun 1997, kurs rupiah yang anjlok membuat penjualan serta pabrikan Opel Blazer berhenti produksi.
4. PT. Unicor Prima Motor (Chery)
![Gagal Bersaing, Ini 9 Produsen Mobil yang Angkat Kaki dari Indonesia]()
Perusahaan yang berkoaborasi dengan Indomobil ini memproduksi mobil pertamanya pada tahun 2006 yaitu Chery. Terdapat 2 produk yang dipasarkan di Indonesia yaitu Chery QQ dan Chery Tigo. Ternyata produsen ini tidak bertahan lama singgah di pasar otomotif nasional Indonesia.
BACA JUGA: Jejak Kehidupan Ditemukan, Ilmuwan Ukur Kelayakan Huni Planet Mars
Pada tahun 2009-2010 penjualannya tidak tembus 1.000 unit di Indonesia. Mobil asal China ini tidak laku di pasar tanah air disebabkan kualitas produk yang buruk. Sempat hadir kembali pada tahun 2012 dengan ubahan nama PT Chery mobil Indonesia dengan memasarkan 3 varian mobilnya, di antaranya Chery Tiggo, Chery Ester, Chery Transcap Pick up. Namun produsen tersebut hanya bisa bertahan dalam kurun waktu 1 tahun dan di nyatakan bangkrut pada tahun 2013.
5. PT. Gelly Mobil Indonesia
![Gagal Bersaing, Ini 9 Produsen Mobil yang Angkat Kaki dari Indonesia]()
Perusahaan asal China tersebut juga meramaikan pasar mobil Indonesia pada tahun 2010. Nahasnya merek mobil ini harus merasakan hal yang sama pada produsen mobil Chery. Tercatat penjualan tahun 2011-2012 terbilang laris dipasaran dengan total unit 2254 unit. Memasuki tahun ke tiga penjualan merosot hanya laku terjual di bawah 500 unit saja. Kualitas produk yang buruk membuat industri asal China ini juga kalah bersaing di Indonesia.
Namun perusahaan asal negeri Jiran ini tidak kuat bersaing lama di pasaran mobil Indonesia. Bahkan pada tahun 2017 saja ia mencatatkan penjualan hanya sebanyak 22 unit saja. Sentimen warga Indonesia terhadap Brand asal Malaysia ini menjadi penyebab angka penjualannya merosot dan di nyatakan hengkang dari pasar otomotif Indonesia.
3. PT GM Buana Indonesia (General Motor)

PT. General Motor Buana Indonesia (GM) memproduksi mobil pertama kali di Indonesia pada tahun 1994 di Bekasi, Jawa Barat. Pada tahun itu General Motors memulai prakitan mobil asal Jerman yaitu Opel Blazer. Hingga berselang 2 tahun produsen ini merakit Opel Blazer versi stir kanan yang di jual dengan harga Rp72 juta lebih murah dari harga pesaingnya yaitu Nissan Terrano yang dibandrol dengan harga Rp 80 juta. Namun hal itu berubah pada saat terjadi krisis moneter pada tahun 1997, kurs rupiah yang anjlok membuat penjualan serta pabrikan Opel Blazer berhenti produksi.
4. PT. Unicor Prima Motor (Chery)

Perusahaan yang berkoaborasi dengan Indomobil ini memproduksi mobil pertamanya pada tahun 2006 yaitu Chery. Terdapat 2 produk yang dipasarkan di Indonesia yaitu Chery QQ dan Chery Tigo. Ternyata produsen ini tidak bertahan lama singgah di pasar otomotif nasional Indonesia.
BACA JUGA: Jejak Kehidupan Ditemukan, Ilmuwan Ukur Kelayakan Huni Planet Mars
Pada tahun 2009-2010 penjualannya tidak tembus 1.000 unit di Indonesia. Mobil asal China ini tidak laku di pasar tanah air disebabkan kualitas produk yang buruk. Sempat hadir kembali pada tahun 2012 dengan ubahan nama PT Chery mobil Indonesia dengan memasarkan 3 varian mobilnya, di antaranya Chery Tiggo, Chery Ester, Chery Transcap Pick up. Namun produsen tersebut hanya bisa bertahan dalam kurun waktu 1 tahun dan di nyatakan bangkrut pada tahun 2013.
5. PT. Gelly Mobil Indonesia

Perusahaan asal China tersebut juga meramaikan pasar mobil Indonesia pada tahun 2010. Nahasnya merek mobil ini harus merasakan hal yang sama pada produsen mobil Chery. Tercatat penjualan tahun 2011-2012 terbilang laris dipasaran dengan total unit 2254 unit. Memasuki tahun ke tiga penjualan merosot hanya laku terjual di bawah 500 unit saja. Kualitas produk yang buruk membuat industri asal China ini juga kalah bersaing di Indonesia.
Lihat Juga :