Edan, Pemesanan Lamborghini Sudah Numpuk Sampai Tahun Depan

Senin, 19 Juli 2021 - 19:00 WIB
loading...
Edan, Pemesanan Lamborghini Sudah Numpuk Sampai Tahun Depan
Penjualan Lamborghini sama sekali tidak terpengaruh dengan pandemi Covid-19 yang terjadi satu tahun belakangan ini. Foto/IST
BOLOGNA - Pandemi Covid-19 ternyata tidak berefek besar pada orang-orang superkaya. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan laris-manisnya penjualan mobil super luxury asal Italia, Lamborghini.

Dilaporkan Paultan, Lamborghini menutup penjualan tengah tahun 2021 ini dengan angka yang fanatstis. Total mereka berhasil menjual sebanyak 4.852 mobil sepanjang Januari-Juni ini. Angka ini meningkat 37 persen dibandingkan tahun 2020 dan peningkatan 6,6 persen dibandingkan tahun 2019 ketika pandemi Covid-19 belum terjadi.

Capaian ini merupakan capaian tertinggi yang diraih oleh Lamborghini untuk penjualan tengah tahun. Hebatnya lagi penjualan mobil Lamborghini tidak terkesan melambat. Lamborghini bahkan sudah menerima pemesanan pembelian mobil Lamborghini sudah tercatat hingga tahun depan. Tepatnya hingga April 2022.

Baca juga : Adu Ganteng Modifikasi Pajero Sport After Market vs Aksesoris Resmi

Seperti sebelum-sebelumnya pasar terbesar Lamborgini terpusat pada dua negara yakni Amerika Serikat dan China. Untuk pertengahan tahun ini Amerika Serikat berhasil membawa pulang sebanyak 1.502 mobil Lamborghini dari pabriknya di Sant Agata, Bologna, Italia.

Edan, Pemesanan Lamborghini Sudah Numpuk Sampai Tahun Depan




Sementara china berada di posisi kedua dengan pembelian sebanyak 602 unit Lamborghini. Negara-negara lainnya yang berkontribusi besar pada penjualan mobil Lamborghini di antaranya adalah Jerman dengan pembelian sebanyak 391 unit, Jepang 258 unit, Timur Tengah 226 unit dan Italia 197 unit.

Dari seluruh total penjualan, model yang paling laris adalah SUV buatan Lamborghini yakni Lamborghini Urus dengan penjualan sebanyak 2.796 unit. Setelahnya model yang paling laris adalah Lamborghini Huracan dengna penjualan sebanyak 1.532 unit dan Lamborghini Aventador sebanyak 524 unit.

Baca juga : Ini Dia Mobil-mobil BMW yang Dibuat oleh Orang Jepang

CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengatakan hasil luar biasa itu merupakan bukti dari soliditas nama Lamborghini. Dia mengatakan mobil ini meiliki daya tarik yang terus berkembang meskipun saat ini mennghadapi tantangan berat karena pandemi Covid-19.



“Ini juga mendukung penerimaan positif terhadap rencana industri baru kami untuk elektrifikasi masa depan dari rangkaian produk kami, di mana kami akan menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar euro pada tahun 2024. Perjalanan Lamborghini ditetapkan untuk periode transformasi besar, di mana inovasi teknologi dan keberlanjutan akan berjalan seiring dengan fokus pada kinerja produk maksimum dan loyalitas terhadap merek," jelasnya.
(wsb)
preload video
Komentar Anda
OTO UPDATE