Begini Dampak Buruk Jika Terlambat Mengganti Oli Mesin Mobil

Sabtu, 24 Juli 2021 - 20:30 WIB
loading...
Begini Dampak Buruk...
Oli mesin yang tidak cepat diganti bisa berdampak buruk pada mesin. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Oli pelumas mesin merupakan komponen penting yang pada kendaraan Anda baik motor dan mobil. Umumnya komponen atau part ini memiliki tiga fungsi, sebagai pendingin mesin, pelumas, hingga menjaga kebersihan mesin.

BACA JUGA: Mengapa Xiaomi Merilis Laptop Murah RedmiBook 15 di Indonesia?

Namun, jika Anda tidak memperhatikan secara berkala maka akan sangat berpengaruh pada performa kendaraan. Komponen ini perlu penggantian secara rutin dan berkala untuk menjaga performa mesin tetap pada kondisi yang optimal.

Umumnya penggantian oli mesin di kendaraan manual, rata-rata pabrikan menyarankan setiap 2.000 km – 3.000 km atau 2 bulan sekali untuk kendaraan roda dua, kalau mobil biasanya 10.000 km, atau enam bulan sekali.

Bisa juga untuk melakukan penggantian oli dilihat dari jarak tempuh (kilometer ) atau jam pemakaian, mana yang lebih dulu tercapai. Namun disarankan bagi pengguna kendaraan dalam kota hanya mangacu berdasarkan bulan bukan kilometer. Hal itu disebabkan karena biasanya oli akan bekerja lebih ekstra dan berat dalam kondisi jalan yang macet.

Berikut ini dilansir dari beberapa sumber (24/07), beberapa dampak buruk jika terlambat mengganti oli:

1. Mesin tidak bertenaga
Mesin tidak bertenaga biasanya muncul pada oli yang sudah jelek akibat telat mengganti oli. Hal ini disebebkan karena semakin lama kualitas oli pasti mengalami penurunan yang diakibatkan karena sudah melewati umur batas pemakaian.

Maka dari itu oli pelumas tidak bisa melumasi komponen internal mobil secara menyeluruh sehingga menurunkan performa mesin

2. Boros bensin
Telat mengganti oli juga berpengaruh pada keiritan bahan bakar. Sebab, oli yang tidak diganti dapat menyebabkan terjadi gesekan yang semakin kuat yang dapat mengakibatkan tariakan semakin berat. Hal itu dapat menyebabkan bahan bakar menjadi lebih boros karena mesin memerlukan suplai bahan bakar lebih dalam mengolah tarikan kendaraan.

3. Mesin overheat
Hal ini bisa terjadi karen kondisi oli yang sudah jelek. Oli pelumas akan mulai menghitam dan mengental serta masuk kedua mesin akan mudah panas.

4. Komponen mesin akan cepat aus
Hal ini terjadi karena gesekan cukup parah pada internal mesin mobil. Hal itu disebabkan oli yang mengental, mengendap dan lengket pada dinding mesin yang dapat memicu terjadi kerak oli. Otomatis jika oli menjadi berkerak maka volume oli akan berkurang yang dapat mengakibatkan resiko gesekan yang lebih parah.

BACA JUGA: 8 BUMN Gotong Royong Bikin Healthcare SuperApp FitAja!, Apa Saja Layanannya?

5. Turun Mesin
Jika oli sudah menempel dan menjadi kerak, maka hal ini bisa membuat kompresi jadi lemah dan performa mesin dijamin menurun.Semakin parah kendaraan jika tetap dipaksakan dan tidak mengganti oli dengan yang baru. Maka bisa berakibat turun dari mesin karena gesekan yang keras akibat dari oli yang sudah menempel dan menjadi kerak pada dinding internal mesin.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Gratis untuk Mekanik,...
Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026
Pelumas Standar UEA...
Pelumas Standar UEA Mulai Bidik Industri Otomotif Indonesia
Jebakan Maut Pasca Liburan:...
Jebakan Maut Pasca Liburan: Dosa Sepele yang Bikin Kantong Jebol dan Mengancam Nyawa
Lebih Tepat Mana, Jarak...
Lebih Tepat Mana, Jarak Tempuh atau Durasi Pemakaian Mobil untuk Ganti Oli?
Oli Eneos X Series Bikin...
Oli Eneos X Series Bikin Mobil Awet Muda, Apa Rahasianya?
Berapa Lama Sebaiknya...
Berapa Lama Sebaiknya Ganti Oli Gardan? Panduan Lengkap dan Praktis
Pertamina Fastron Jadi...
Pertamina Fastron Jadi Oli Mobil Pilihan Konsumen di Ajang WOW Brand 2026
Bareskrim Gerebek 9...
Bareskrim Gerebek 9 Gudang Produksi Oli Palsu, 5 Tersangka Ditangkap
Bantu Sesama, KST Adakan...
Bantu Sesama, KST Adakan Bukber dan Pembagian Oli Gratis
Rekomendasi
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Infografis
Head to Head Irak vs...
Head to Head Irak vs Indonesia, Skuad Garuda Dihantui Rekor Buruk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved