Porsche Beli Saham Perusahaan Roket Rp2 Triliun, Ingin Bikin Roket Porsche?

Jum'at, 30 Juli 2021 - 18:30 WIB
loading...
Porsche Beli Saham Perusahaan Roket Rp2 Triliun, Ingin Bikin Roket Porsche?
Ternyata memang bukan hanya Elon Musk dan Jeff Bezos saja yang berinvestasi dalam teknologi luar angkasa. Foto: ist
JERMAN - Pabrikan sport car mewah Jerman Porsche baru-baru ini membuat heboh. Sebab, mereka mengumumkan investasi di startup pembuat roket Isar Aerospace.

Dilansir dari Carscoops (30/07), investasi tersebut ternyata memang tidak berasal dari Porsche AG. Namun, dari induk perusahaan Porsche Automobil Holding SE yang memiliki saham pengendali di Volkswagen AG (VW Group). Porsche Engineering dan Porsche Design adalah anak perusahaan dari Porsche Holding SE.

BACA JUGA: Jualan Vaksin Covid-19 Jadi Pendapatan Terbesar Pfizer, Cuan Rp112 Triliun dalam 3 Bulan

Porsche Holding SE mengakuisisi persentase satu digit saham di Isar Aerospace. Dewan direksi Porsche AG dan Porsche SE Lutz Meschke mengatakan, sebagai investor dengan fokus pada mobilitas dan teknologi industri mereka ingin memberi akses yang murah dan fleksibel ke ruang angkasa. ”Kami ingin berinovasi disana,” katanya.



Isar Aerospace Technologies GmbH yang berbasis di Munich, Jerman didirikan pada 2018 dengan fokus pada teknologi luar angkasa. Spesialisasinya yaitu mengembangkan dan memproduksi kendaraan peluncur untuk satelit.

Menurut situs web resmi perusahaan, mereka bekerja pada "penelitian rekayasa roket termutakhir" dan tujuan akhir mereka adalah untuk menawarkan "akses yang berkelanjutan dan hemat biaya ke luar angkasa".

Berkat putaran pembiayaan terbaru, perusahaan mengumpulkan USD75 juta dari investor termasuk Porsche SE, dengan total lebih dari USD180 juta diinvestasikan hingga saat ini. Jika di konversikan pabrikan asal Jerman berinvestasi sebesar Rp2 triliun.

BACA JUGA: Ashirase, Startup Bikinan Honda yang Memproduksi Sepatu GPS untuk Tunanetra

Dengan menggunakan dana tersebut, Pihak Isar Aerospace saat ini sedang mengembangkan roket Spectrum yang diharapkan diluncurkan ke luar angkasa pada 2022.
(dan)
preload video
Komentar Anda
OTO UPDATE