Amerika Akan Bikin Mobil Siluman yang Bisa Berjalan di Bawah Tanah dan Kondisi Gelap
Senin, 02 Agustus 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga : Keren, GESITS akan Sambangi Pasar Afrika Barat dan Australia
Lampu tak terlihat itu merupakan sensor pasif tiga dimensi yang memaksimal cahaya termal yang biasanya ada di setiap lingkungan. Lampu tak terlihat itu sendiri saat ini tengah dikembangkan oleh 4 tim khusus buatan DARPA.
Tim Areté Associates, di California, akan menggunakan analisis virtual untuk mempelajari lingkungan inframerah sekitar dan mengembangkan algoritma 3D. Tim kedua, Kitware berpusat di New York dan akan mengembangkan kecerdasan buatan dan algoritma mesin untuk memperkirakan struktur adegan 3D lokal. Dua tim lainnya melibatkan dua universitas yakni Institut Teknologi Massachusetts dan Universitas Purdue di Indiana. Kedua universita situ akan mengerjakan teknologi sensor yang sebenarnya.
Setelah Invisible Light berhasil dibuat, DARPA akan membandingkan mobil otonom Invisile Light dengan mobil otonom dengan sensor aktif yakni lampu iluminasi dan sensor LiDAR.
Lampu tak terlihat itu merupakan sensor pasif tiga dimensi yang memaksimal cahaya termal yang biasanya ada di setiap lingkungan. Lampu tak terlihat itu sendiri saat ini tengah dikembangkan oleh 4 tim khusus buatan DARPA.
Tim Areté Associates, di California, akan menggunakan analisis virtual untuk mempelajari lingkungan inframerah sekitar dan mengembangkan algoritma 3D. Tim kedua, Kitware berpusat di New York dan akan mengembangkan kecerdasan buatan dan algoritma mesin untuk memperkirakan struktur adegan 3D lokal. Dua tim lainnya melibatkan dua universitas yakni Institut Teknologi Massachusetts dan Universitas Purdue di Indiana. Kedua universita situ akan mengerjakan teknologi sensor yang sebenarnya.
Setelah Invisible Light berhasil dibuat, DARPA akan membandingkan mobil otonom Invisile Light dengan mobil otonom dengan sensor aktif yakni lampu iluminasi dan sensor LiDAR.
(wsb)
Lihat Juga :