Dituding Terapkan Kerja Paksa, Korsel Tuntut Mitsubishi Bayar Ganti Rugi

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 07:02 WIB
loading...
Dituding Terapkan Kerja...
Para korban perang dunia ke II yang menutut Mitsubishi. FOTO/ Japan Times
A A A
SEOUL - Pengadilan Korea Selatan telah memerintahkan agar aset Mitsubishi d i negara itu disita sehubungan dengan penggunaan kerja paksa oleh raksasa industri Jepang selama Perang Dunia II, menurut beberapa laporan hari ini.

BACA JUGA - Cara Hapus Aplikasi Bawaan (Bloatware) Biar Ponsel Nggak Lemot

Seperti dilansir dari Japan Times Kamis (19/8/2021), Jepang dan Korea Selatan adalah negara demokrasi, pasar ekonomi dan sekutu Amerika Serikat tetapi hubungan antara kedua negara tegang selama beberapa dekade setelah pemerintahan kolonial brutal Tokyo pada tahun 1910-45 di Semenanjung Korea.

Sekitar 780.000 orang Korea dijadikan kerja paksa selama 35 tahun pendudukan Jepang, menurut data Seoul, tidak termasuk wanita yang dipaksa menjadi budak seks.

Dalam keputusan penting pada tahun 2018, Mahkamah Agung Korea Selatan memerintahkan Mitsubishi Heavy Industries untuk membayar ganti rugi kepada segelintir korban, tetapi perusahaan Jepang itu menolak untuk mematuhi keputusan tersebut.

Awal bulan ini, keluarga dari empat korban yang masih hidup meminta pengadilan untuk menyita sukuk Mitsubishi di Korea Selatan, kantor berita Yonhap melaporkan.

Pengadilan Distrik Suwon Cabang Anyang memerintahkan penyitaan obligasi senilai sekitar USD 750.000 milik perusahaan Jepang di perusahaan LS Mtron, produsen mesin industri Korea Selatan.

"Kami meminta Mitsubishi untuk mengakui fakta sejarah dan meminta maaf serta memberikan kompensasi kepada para korban," katanya.

“Jika Mitsubishi terus menolak untuk mematuhi keputusan pengadilan, kami akan menagih obligasinya dari LS Mtron berdasarkan perintah penagihan,” Yonhap mengutip firma hukum yang mewakili penggugat.

Jepang mengatakan hak korban untuk menuntut dalam masalah tersebut dicabut menyusul kesepakatan 1965 yang melihat Seoul dan Tokyo memulihkan hubungan diplomatik, termasuk paket pemulihan USD 800 juta dalam bentuk hibah dan pinjaman murah.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
Islandia Sukses terapkan...
Islandia Sukses terapkan Empat Hari Kerja dalam Seminggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved