Lamborghini Habiskan Waktu 25.000 Jam untuk Restorasi Mobil Klasik

Senin, 04 Oktober 2021 - 22:00 WIB
loading...
Lamborghini Habiskan...
Lamborghini Countach LP 500 merupakan cikal bakal pembuatan mobil sport legendaris Lamborghini Countach LP 800. Foto/Netcarshow.
A A A
BOLOGNA - Divisi khusus restorasi Lamborghini klasik, Polo Storico, berhasil membangkitkan kembali mobil sport klasik kebanggaan mereka, Lamborghini Countach LP500. Tidak main-main dibututuhkan waktu 25.000 jam untuk menyalakan kembali mesin dan menghadirkan lagi body mulus mobil konsep yang dirilis pada tahun 1971 itu.

Diketahui sebelum merilis Lamborghini Countach sebagai mobil produksi massal pada tahun 1974, Lamborghini terlebih dulu membuat mobil purwarupa dengan nama Lamborghini Countach LP 500.

Sebagai mobil konsep Lamborghini Countach LP 500 memang sangat berbeda dengan mobil yang diproduksi massal yang kemudian dirilis pada 1974. Pertama platform mobil ini menggunakan frame bukan tubular seperti yang ada di mobil produksi massal. Kedua mobil konsep itu menggendong mesin 12 silinder dengan kapasitas 4.971 cc.

Lamborghini Habiskan Waktu 25.000 Jam untuk Restorasi Mobil Klasik


Saat itu baru Lamborghini yang bisa membuat mesin sebesar itu dan dicangkokkan ke dalam mobil. Layaknya mobil konsep, bagian interior Lamborghini Countach LP 500 sangat canggih berkat instrumen elektronis terkini di masanya.

Baca juga : Trailer Film Baru Ksatria Baja Hitam Bikin Heboh, Ini Motor Baru Sang Jagoan

Sayang mobil tersebut akhirnya bernasib naas. Pasalnya Lamborghini menggunakan mobil itu untuk mengikuti uji tabrak sebagai syarat pembuat mobil produksi massal. Saat itu Lamborghini Countach LP 500 hancur berantakan. Mobil itu pun kemudian dihancurkan karena memang tidak lagi digunakan.

Lamborghini Habiskan Waktu 25.000 Jam untuk Restorasi Mobil Klasik


Kini Lamborghini berupaya mengingat kembali 5 dekade peristiwa tersebut dengan menghadirkan kembali Lamborghini Countach LP 500. Untuk mewujudkannya Polo Storico mengadakan kerja sama intens dengan divisi desain Lamborghini, Centro Stille.

Berbeda dengan dulu, proses restorasi mengandalkan teknologi terkini. Mereka berupaya menghadirkan mobil itu dengan teknologi pemindaian komputer dan foto komputer. Selain itu mereka juga mempelajari seluruh dokumen asli saat proses pembuatan Lamborghini Countach LP 500 dilakukan.

Baca juga : Siap Jadi Mobil Pengawal Presiden Jokowi, Mercedes Buat G-Class Versi Militer

Lamborghini Habiskan Waktu 25.000 Jam untuk Restorasi Mobil Klasik


Agar seratus persen mirip, seluruh spare part yang digunakan di mobil itu menggunakan suku cadang yang sama. Hal inilah yang membuat proses restorasi begitu rumit dan menghabiskan waktu 25.000 jam.

Kini Lamborghini Countach LP 500 dibangkitkan lagi di era yang berbeda. Seperti dulu, Lamborghini hanya membuat satu unit Lamborghini Countach LP 500. Bedanya mereka tidak akan menghancurkannya lagi seperti dulu.

"Kami merayakan ulang tahun ke-50 model ini dengan sesuatu yang luar biasa karena memungkinkan kami untuk mengagumi kembali mobil yang legendaris dengan lebih dekat," kata Stephan Winkelmann, CEO Lamborghini Automobili.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferrari Luce Dikritik,...
Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat
Fenomeno Roadster, Hypercar...
Fenomeno Roadster, Hypercar Paling Kencang Buatan Lamborghini
Masih Penasaran, Lamborghini...
Masih Penasaran, Lamborghini Siap Rakit Ulang Mobil Listrik Baru Tahun Ini
Kiamat EV Mewah 2026:...
Kiamat EV Mewah 2026: Mercedes Obral Diskon Rp850 Juta, Lamborghini Menyerah
Lanzador Gugur Sebelum...
Lanzador Gugur Sebelum Dilahirkan, Lamborghini Batalkan Proyek EV Pertamanya
Miura SVR Concept Ini...
Miura SVR Concept Ini Mempertegas Lamborghini Tak Akan Hidupkan Lagi Miura
Restorasi Bakau Penting...
Restorasi Bakau Penting untuk Pemulihan Lingkungan Pesisir
Land Rover Classic Tawarkan...
Land Rover Classic Tawarkan Peningkatan Premium
Kemenhut Jajaki Kerja...
Kemenhut Jajaki Kerja Sama Restorasi dan Rehabilitasi Hutan dengan Swasta Internasional
Rekomendasi
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved