Gawat, Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia Belum Sesuai Target Roadmap
Kamis, 25 November 2021 - 13:15 WIB
loading...
Motor listrik seperti United E-Motor T1800 merupakan kendaraan listrik yang jumlahnya terbanyak di Indonesia saat ini. Foto/SINDONEWScom-Wahyu Sibarani.
A
A
A
JAKARTA - Jumlah populasi kendaraan listrik di Indonesia ternyata belum memenuhi harapan target peta jalan atau roadmap kendaraan listrik di Indonesia. Hal itu diungkap Mohamad Risal Wazal, Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan di seminar Indonesia Electric Motor Show, Kamis (25/11/2021) ini.
Dalam acara itu Mohamad Risal Wasal mengatakan jumlah populasi kendaraan listrik di Indonesia per 18 November 2021 baru mencapai 14.400 unit. Detailnya 1.656 mobil listrik, 262 unit kendaraan listrik roda 3, 12.464 unit sepeda motor listrik, 13 bus listrik, dan 5 unit mobil listrik niaga ringan. "Ini tidak masif dan belum sesuai target roadmap yang telah disusun," ujar Mohamad Risal Wasal.
Menurutnya saat ini adanya keengganan dari beberapa pelaku bisnis untuk berkecimpung di kendaraan listrik . Hal itu terjadi karena belum adanya infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia. Pasalnya tanpa adanya infrastruktur pendukung akan sulit bagi pelaku bisnis menjual kendaraan listrik yang mereka miliki.
Baca juga : Keren, Mobil Proton Diubah Jadi Mitsubishi EVO III Pikap
![Gawat, Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia Belum Sesuai Target Roadmap]()
Contohnya produsen bus di Indonesia yang belum berani menghadirkan bus listrik ke Indonesia. Hal itu terlihat dimana hanya baru ada 13 bus listrik yang bisa beroperasi di tanah air. Mereka khawatir jika membawa bus listrik ke Indonesia tidak ada yang mau beli karena belum ada infrastruktur pendukung kendaraan listrik yang memadai.
"Selain itu ada masalah bus listrik CBU justru lebih murah dibandingkan bus listrik CKD. Padahal kendaraan listrik di Indonesia diwajibkan memiliki kandungan lokal yang tinggi. Tapi harga CBU jauh lebih murah dibandingkan CKD," jelasnya.
Dalam acara itu Mohamad Risal Wasal mengatakan jumlah populasi kendaraan listrik di Indonesia per 18 November 2021 baru mencapai 14.400 unit. Detailnya 1.656 mobil listrik, 262 unit kendaraan listrik roda 3, 12.464 unit sepeda motor listrik, 13 bus listrik, dan 5 unit mobil listrik niaga ringan. "Ini tidak masif dan belum sesuai target roadmap yang telah disusun," ujar Mohamad Risal Wasal.
Menurutnya saat ini adanya keengganan dari beberapa pelaku bisnis untuk berkecimpung di kendaraan listrik . Hal itu terjadi karena belum adanya infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia. Pasalnya tanpa adanya infrastruktur pendukung akan sulit bagi pelaku bisnis menjual kendaraan listrik yang mereka miliki.
Baca juga : Keren, Mobil Proton Diubah Jadi Mitsubishi EVO III Pikap

Contohnya produsen bus di Indonesia yang belum berani menghadirkan bus listrik ke Indonesia. Hal itu terlihat dimana hanya baru ada 13 bus listrik yang bisa beroperasi di tanah air. Mereka khawatir jika membawa bus listrik ke Indonesia tidak ada yang mau beli karena belum ada infrastruktur pendukung kendaraan listrik yang memadai.
"Selain itu ada masalah bus listrik CBU justru lebih murah dibandingkan bus listrik CKD. Padahal kendaraan listrik di Indonesia diwajibkan memiliki kandungan lokal yang tinggi. Tapi harga CBU jauh lebih murah dibandingkan CKD," jelasnya.
Lihat Juga :