Honda Kembangkan Teknologi untuk Pangkas Kematian di Jalan Raya
Senin, 29 November 2021 - 17:31 WIB
loading...
Honda merancang kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kondisi jalan raya dan kesehatan pengemudi. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Honda merancang kecerdasan buatan untuk digunakan dalam teknologi keamanan berkendara di produk otomotifnya. Dengan teknologi baru ini Honda menargetkan bisa mengurangi angka kematian akibat kecelakaan dan menghilangkannya pada 2030.
Honda merancang kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kondisi jalan raya dan kesehatan pengemudi. Teknologi fMRI ini untuk mempelajari otak pengemudi dan menganalisis perilaku dalam mengambil keputusan dengan cepat.
Keiji Ohtsu selaku Direktur Perwakilan Honda R&D mengatakan bahwa, Honda terus berusaha untuk sepenuhnya menghilangkan risiko mobilitas bagi semua orang di jalan raya.
BACA: Honda Perkenalkan Inovasi Intelligent Transport Systems
" Honda akan menawarkan keselamatan dan ketenangan pikiran setiap pengguna jalan sebagai nilai baru,” kata Keiji Ohtsu seperti dikutip Hindustan Times, Senin (29/11/2021).
Teknologi yang dikembangkan adalah “Intelligent Driver-Assistive Technology” yang menggunakan sensor dan kamera untuk sistem bantuan pengemudi. Teknologi ini dapat mendeteksi risiko mengemudi dan menentukan perilaku mengemudi yang optimal secara real-time.
Perusahaan berharap teknologi ini akan sangat membantu untuk mengurangi kesalahan manusia dalam mengemudi, yang merupakan 90 persen dari kecelakaan lalu lintas.
Honda merancang kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kondisi jalan raya dan kesehatan pengemudi. Teknologi fMRI ini untuk mempelajari otak pengemudi dan menganalisis perilaku dalam mengambil keputusan dengan cepat.
Keiji Ohtsu selaku Direktur Perwakilan Honda R&D mengatakan bahwa, Honda terus berusaha untuk sepenuhnya menghilangkan risiko mobilitas bagi semua orang di jalan raya.
BACA: Honda Perkenalkan Inovasi Intelligent Transport Systems
" Honda akan menawarkan keselamatan dan ketenangan pikiran setiap pengguna jalan sebagai nilai baru,” kata Keiji Ohtsu seperti dikutip Hindustan Times, Senin (29/11/2021).
Teknologi yang dikembangkan adalah “Intelligent Driver-Assistive Technology” yang menggunakan sensor dan kamera untuk sistem bantuan pengemudi. Teknologi ini dapat mendeteksi risiko mengemudi dan menentukan perilaku mengemudi yang optimal secara real-time.
Perusahaan berharap teknologi ini akan sangat membantu untuk mengurangi kesalahan manusia dalam mengemudi, yang merupakan 90 persen dari kecelakaan lalu lintas.
Lihat Juga :