Tesla Kembali Tersandung Masalah, Kali Ini Gara-gara Panel Surya

Selasa, 07 Desember 2021 - 08:01 WIB
loading...
Tesla Kembali Tersandung...
Regulator sekuritas AS (SEC) melakukan penyelidikan terhadap Tesla terkait dengan cacat produksi pada sistem panel surya. Foto/dok
A A A
SAN FRANSISCO - Regulator sekuritas AS (SEC) melakukan penyelidikan terhadap Tesla terkait dengan cacat produksi pada sistem panel surya. Ironisnya cacat produksi ini sebenarnya sudah diketahui Tesla namun diabaikan karena khawatir bisa memengaruhi penjualan.

Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS mengungkapkan penyelidikan Tesla sebagai tanggapan atas permintaan Undang-Undang Kebebasan Informasi oleh Steven Henkes, mantan manajer kualitas lapangan Tesla. Henkes mengajukan pengaduan pelapor tentang tata surya pada 2019 dan meminta badan tersebut untuk menyelidiki laporan tersebut.

"Kami telah mengkonfirmasi dengan staf Divisi Penegakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung," kata SEC dalam tanggapannya kepada Henkes, seperti dikutip Autoblog, Selasa (7/12/2021).

BACA: Elon Musk Bikin Cybertruck Tesla dengan Kemudi Roda Depan dan Belakang

Henkes merupakan mantan manajer divisi kualitas Toyota, kemudian bekerja pada Tesla dan dipecat pada Agustus 2020. Henkes kemudian menggugat Tesla karena menganggap pemecatan itu sebagai pembalasan karena mengungkapkan cacat produksi. Tesla tidak menanggapi pertanyaan email Reuters, sementara SEC menolak berkomentar.

Henkes, dalam pengaduan ke SEC, mengatakan telah meminta manajemen Tesla untuk mematikan sistem tata surya yang rawan kebakaran, melapor ke regulator keselamatan dan memberi tahu konsumen. Ketika laporannya itu diabaikan, Henkes melanjutkan untuk mengajukan keluhan kepada regulator.

Dalam laporannya kepada SEC, Henkes mengatakan Tesla dan SolarCity, yang diakuisisi pada 2016, tidak mengungkapkan kewajiban dan paparan kerusakan properti, risiko cedera pengguna, kebakaran, dll kepada pemegang saham sebelum dan sesudah akuisisi.

Tesla juga gagal memberi tahu pelanggannya bahwa konektor listrik yang rusak dapat menyebabkan kebakaran, menurut pengaduan tersebut. Tesla mengatakan kepada konsumen bahwa mereka perlu melakukan perawatan pada sistem panel surya untuk menghindari kegagalan yang dapat mematikan sistem. "Itu tidak memperingatkan risiko kebakaran sama sekali," kata Henkes.

BACA JUGA: Minat Konsumen Menurun, Apple Pangkas Produksi iPhone 13

Litigasi dan kekhawatiran atas konektor yang rusak dan masalah tata surya Tesla telah berlangsung beberapa tahun yang lalu. Walmart pada tahun 2019 menggugat Tesla karena panel tata surya produksinya diduga telah menyebabkan tujuh kebakaran toko. Tesla membantah tuduhan itu dan keduanya menyelesaikannya masalah tersebut dengan damai.

Beberapa pelanggan rumahan atau perusahaan asuransi juga telah menggugat Tesla dan pemasok suku cadang Amphenol atas kebakaran yang terkait dengan tata surya mereka, menurut dokumen yang disediakan oleh kelompok transparansi hukum PlainSite.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Kemudikan Tesla Cybertruck ke Dalam Danau
Tesla Kembali Rebut...
Tesla Kembali Rebut Posisinya sebagai Mobil Listrik Nomor 1
Tesla dan SpaceX Siap...
Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar
Tesla Mendaftarkan Merek...
Tesla Mendaftarkan Merek Baru, Disinyalir Roadster Generasi Kedua
Mengapa China Melarang...
Mengapa China Melarang Gagang Pintu Tersembunyi di 2027?
SpaceX Dilaporkan Mempertimbangkan...
SpaceX Dilaporkan Mempertimbangkan Bergabung dengan Tesla
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja
Rekomendasi
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Berita Terkini
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved