Ingin Seperti Ferrari, Produsen Mobil-mobil Sport ini Malah Jatuh Bangkrut

Jum'at, 18 Februari 2022 - 07:06 WIB
loading...
Ingin Seperti Ferrari,...
De Tomaso merupakan salah satu mobil sport Italia yang legendaris. Kali ini pengusaha dari Amerika berupaya membelinya untuk bangkit dari keterpurukan. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Tidak semua produsen mobil sport bisa seperti Ferrari dan Lamborghini. Ternyata banyak produsen mobil sport yang justru bangkrut dalam waktu singkat.

Kesulitan menjual mobil sport buatan mereka merupakan salah satu penyebab utama mengapa perusahaan mobil-mobil sport itu tak bisa berkembang. Pasalnya banyak penggila mobil-mobil jenis itu masih tersegmentasi pada merek-merek yang sudah ada.

Sebut saja Lamborghini, Ferrari, Bugatti dan sebagainya. Kalau pun ada pilihan lain masih berkisar pada mobil-mobil sport seperti Koenigsegg hingga Pagani. Bahkan Pagani sekali pun masih kesulitan berjualan. Mereka perlu suntikan dana lebih besar lagi dari Public Investmen Fund (PIF) perusahaan investasi yang dipimpin oleh putra mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman agar tetap beroperasi.

Baca juga : Baby Alphard Baru Meluncur Harga Rp558,2 Juta Ini yang Perlu Anda Tahu

Hal itu yang tidak didapat oleh perusahan-perusahaan mobil sport lain yang akhirnya jatuh bangkrut. Nah, berikut ini daftarnya:

1. Spyker NV, Belanda
Ingin Seperti Ferrari, Produsen Mobil-mobil Sport ini Malah Jatuh Bangkrut


Spyker NV punya misi yang sangat mulia yakni menghadirkan mobil sport buatan Belanda. Sejak didirikan pada 2002 mereka telah memproduksi cukup banyak mobil sport seperti Spyker C8 Double, Spyker C12 LaTurbie dan terakhir pada 2017 mereka menghadirkan Spyker C8 Preliator.

Mereka malah memiliki tim balap mobil Formula 1, Spyker Formula 1. Bahkan juga ikut bertarung di lomba balap mobil ketahanan, Le Mans 24 Hours dengan tim Spyker Squadron.

Tidak heran jika banyak orang berharap pada keberhasilan Spyker NV. Sayang, kesulitan keuangan membuat mereka terjatuh. Mereka mencoba menghadirkan dua mobil sekaligus di 2021. Sayang rencana itu batal karena proses produksi yang tidak berjalan. Kini Spyker NV sudah mengajukan permohonan bangkrut untuk mengatasi kesulitan hutang-hutang yang ada saat ini.

2. Artega, Jerman
Ingin Seperti Ferrari, Produsen Mobil-mobil Sport ini Malah Jatuh Bangkrut


Sangat sulit jadi produsen mobil sport di negara yang sangat kuat tradisi produksi mobil seperti Jerman. Hal itu yang terjadi pada Artega. Sejak didirikan pada 2006, Artega berupaya mendapatkan investor.

Salah satu investor yang mereka harapkan, seorang pengusaha dari Asia ternyata justru membatalkan sokongan dana. Padahal persiapan yang dilakukan Artega sangat matang. Mereka meminta desainer ternama Henrik Fisker untuk membuat mobil sport andalan mereka Artega GT. Sayang tidak ada yang mau membantu Artega berjualan.

Alhasil Artega cuma punya satu mobil saja yakni Artega GT. Satu lagi bahkan hanya sekadar konsep Artega Scalo Superelletra yang cuma berbentuk gambar.

3. De Tomaso, Italia
Ingin Seperti Ferrari, Produsen Mobil-mobil Sport ini Malah Jatuh Bangkrut


De Tomaso adalah sebuah produsen mobil sport ternama Italia dengan sejarah panjang. Didirikan pada 1950, De Tomaso awalnya sempat dibeli oleh Maserati.Hanya saja penjualan sangat kecil sehingga akhirnya bangkrut. Seorang pengusaha, Gian Mario Rossignolo yang pernah bergabung dengan Fiat, berupaya menyelamatkan De Tomaso.Baca juga : Bentuk Asli Suzuki Baleno Baru Bocor Ini 4 Hal yang Jadi Kejutan

Sayang di tangan Gian Mario Rossignolo justru De Tomaso tetap mengalami penurunan drastis. Upayanya menjual De Tomaso ke miliuner China justru tidak berhasil. Alhasil De Tomaso bangkrut lagi dan hingga kini tidak terdengar lagi namanya. Padahal De Tomaso sudah banyak membuat mobil sport legendaris.

4. Lola Cars, Inggris
Ingin Seperti Ferrari, Produsen Mobil-mobil Sport ini Malah Jatuh Bangkrut


Lola Cars International Ltd. merupakan sebuah perusahaan pembangun mobil balap yang didirikan pada tahun 1958 oleh Eric Broadley dan berkantor pusat di Huntingdon, Inggris. Dari 1958 sampai tutup pada tahun 2012, Lola dikenal sebagai salah satu perusahaan pembuat mobil balap tertua di dunia.

Pada awalnya perusahaan ini membangun mobil sport bermesin depan dan kemudian sedikit demi sedikit melebarkan sayap ke ajang Formula Junior. Sempat alami krises keuangan usai tim MasterCard Lola gagal di F1, perusahaan ini lantas diakusisi oleh Martin Birrane pada 1998.

Setelah memasuki periode administrasi dan menyatakan diri bangkrut, Lola Cars akhirnya menghentikan seluruh kegiatan usaha mereka pada 5 Oktober 2012.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Nissan Mengolok-olok...
Nissan Mengolok-olok Ferrari Luce, Dituding Mirip Leaf Baru
Pasar Menghukum Ferrari:...
Pasar Menghukum Ferrari: Saham Anjlok Gara-Gara Luce
Jony Ive Bawa Roh iPhone...
Jony Ive Bawa Roh iPhone ke Dalam Kabin Ferrari Luce
Jejak Apple di Ferrari...
Jejak Apple di Ferrari Luce: Desain yang Bikin Dunia Otomotif Gaduh
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Ada Harley hingga Ferrari,...
Ada Harley hingga Ferrari, Simak Cara Ikut Lelang Kejagung
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Wardatina Mawa Akan...
Wardatina Mawa Akan Pakai Baju Putih saat Sidang Putusan Cerai, Simbol Akhir Pernikahan dengan Insanul Fahmi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 9: Hidup Mila Semakin Rumit, Elin Masih Dihantui Mantan Suaminya
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved