Mobil-mobil Kebanggaan Inggris yang Kini Tak Mereka Miliki Lagi

Minggu, 27 Februari 2022 - 15:00 WIB
loading...
Mobil-mobil Kebanggaan Inggris yang Kini Tak Mereka Miliki Lagi
Rolls-Royce dan Bentley merupakan mobil kebanggan Inggris yang saat ini sudah dimiliki perusahaan Jerman. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Mobil-mobil kebangaan Inggris ternyata sudah tidak lagi mereka miliki sendiri. Kebanyakan merek-merek itu justru sudah dikuasai negara lain, termasuk China.

Salah satunya adalah MG yang sangat legendaris di dunia otomotif. Nama MG yang singkatan dari Morris Garage tidak hanya harum di dunia otomotif tapi juga di ajang balapan mobil.

Keberhasilan MG di dunia bidang itu membuat banyak orang Inggris bangga. Tapi siapa nyana, mobil MG justru sekarang tidak lagi dimiliki oleh negeri yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth II.

Saat ini merek MG justru sudah dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) China, SAIC. Jadi saat ini MG memang masih mobil Inggris tapi bisa juga tidak karena saat ini SAIC juga melakukan produksi mobil MG tidak lagi di Inggris tapi juga di China.

Baca juga : Ini 5 Tanjakan yang Bikin Pengemudi Mobil Indonesia Deg-degan, Berani Coba?

Tidak hanya MG berikut beberapa mobil Inggris yang sudah tidak lagi dimiliki oleh mereka sendiri, cermati:

1. Rolls-Royce - Jerman
Mobil-mobil Kebanggaan Inggris yang Kini Tak Mereka Miliki Lagi


Rolls-Royce saat ini merupakan salah satu mobil paling eksklusif di dunia. Saking eksklusifnya, Rols-Royce jadi kebanggan masyarakat Inggris. Meski jualan mobil mewah, Rolls-Royce justru sempat mengalami masa-masa sulit yang membuat status kepemilikannya kerap berpindah tangan.

Rolls-Royce awalnya sempat dijual ke Volkswagen AG. Hanya saja saat itu Volkswagen AG tidak berhasil mengambil alih hak merek yang justru dipegang oleh BMW. Alhasil Volkswagen AG akhirnya menjual seluruhnya status kepemilikan Rolls-Royce ke BMW. Kini Rolls-Royce seluruhnya dipegang oleh perusahaan Jerman, BMW.

2. Bentley - Jerman
Mobil-mobil Kebanggaan Inggris yang Kini Tak Mereka Miliki Lagi
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1729 seconds (11.97#12.26)