Penyebab Mobil Terbakar dari Kaca Mata Pembalap Profesional
Sabtu, 26 Maret 2022 - 14:58 WIB
loading...
Penyebab mobil terbakar paling dominan disebabkan oleh masalah kelistrikan yang salah. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Penyebab mobil terbakar dari kaca mata pembalap profesional, Rifat Sungkar ternyata sangat menarik dicermati. Pasalnya mobil terbakar tidak hanya bisa terjadi di mobil-mobil tua atau lama tapi juga mobil baru.
Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu mengatakan pada umumnya penyebab kebakaran terjadi karena faktor kelistrikan. "Sistem kelistrikan ini paling ringkih. Tolong untuk hal ini perlu aware, karena gangguan elektrikal adalah gangguan dalam, di luar terlihat baik tapi di dalamnya ternyata rusak," kata Rifat Sungkar dalam sebuah diskusi virtual beberapa waktu lalu.
Faktor kelistrikan itulah yang membuat mobil baru atau pun mobil tua sama-sama rentan terbakar. Banyak pemilik mobil tua tidak begitu peduli dengan kelistrikan yang ada di mobil mereka. Sebaliknya, pemilik mobil baru terkadang banyak yang melakukan modifikasi kelistrikan melebihi ketentuan.
Rifat Sungkar juga mengingatkan kepada para pemilik mobil untuk tidak asal menambahkan aksesori mobil yang menggunakan kelistrikan. Sebab, aksesori yang dijual di after market memiliki muatan listrik yang berbeda dengan standar pabrikan, bahkan bisa lebih besar konsumsi listriknya.
Baca juga : Gara-gara Mobil Listrik, Rolls-Royce Tak Lagi Jual Mobil Mewah 2 Pintu
Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu mengatakan pada umumnya penyebab kebakaran terjadi karena faktor kelistrikan. "Sistem kelistrikan ini paling ringkih. Tolong untuk hal ini perlu aware, karena gangguan elektrikal adalah gangguan dalam, di luar terlihat baik tapi di dalamnya ternyata rusak," kata Rifat Sungkar dalam sebuah diskusi virtual beberapa waktu lalu.
Faktor kelistrikan itulah yang membuat mobil baru atau pun mobil tua sama-sama rentan terbakar. Banyak pemilik mobil tua tidak begitu peduli dengan kelistrikan yang ada di mobil mereka. Sebaliknya, pemilik mobil baru terkadang banyak yang melakukan modifikasi kelistrikan melebihi ketentuan.
Rifat Sungkar juga mengingatkan kepada para pemilik mobil untuk tidak asal menambahkan aksesori mobil yang menggunakan kelistrikan. Sebab, aksesori yang dijual di after market memiliki muatan listrik yang berbeda dengan standar pabrikan, bahkan bisa lebih besar konsumsi listriknya.
Baca juga : Gara-gara Mobil Listrik, Rolls-Royce Tak Lagi Jual Mobil Mewah 2 Pintu
Lihat Juga :