Tekan Biaya Logistik, Jungheinrich Siap Hadirkan Forklift Listrik
Kamis, 17 Maret 2022 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
Schaefer menggarisbawahi bahwa dengan mengakuisisi arculus, Jungheinrich telah melengkapi portofolio sistem otomatisasinya dengan solusi hardware dan software yang sangat inovatif di sektor autonomous mobile robot yang sedang berkembang pesat.
Untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan memulihkan ekonomi yang terdampak oleh pandemi, Indonesia telah menargetkan peningkatan total pangsa energi terbarukan di sektor energy mix sebesar 23 persen pada tahun 2025 dan 31 persen pada tahun 2050. Karena permintaan akan carbon offset meningkat, semakin banyak perusahaan di dalam supply chain global mencari cara untuk menurunkan jejak karbon mereka di wilayah ini.
Forklift yang digerakkan oleh baterai Lithium-ion (Li-ion) kini sedang populer karena densitas energinya, bentuknya yang kecil dan kemampuan pengisian dayanya yang cepat.
Perusahaan analis Interact Analysis memperkirakan bahwa hingga tahun 2028, jumlah forklift dengan berdaya baterai Li-ion akan mencapai 75 persen di market global. Emisi karbon yang dilepaskan oleh armada truk bertenaga Lithium-ion dari Jungheinrich 52 persen lebih rendah dibandingkan truk bertenaga diesel dengan kapasitas yang sama.
Dengan lebih dari satu juta truk bertenaga listrik digunakan di dunia, Jungheinrich adalah pemimpin industri dalam kelistrikan warehouse dengan sistem energi inovatifnya. Target perusahaan adalah mencapai rasio perangkat bertenaga lithium–ion lebih dari 70 persen hingga 2025 pada semua truk yang dijual perusahaan.
Untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan memulihkan ekonomi yang terdampak oleh pandemi, Indonesia telah menargetkan peningkatan total pangsa energi terbarukan di sektor energy mix sebesar 23 persen pada tahun 2025 dan 31 persen pada tahun 2050. Karena permintaan akan carbon offset meningkat, semakin banyak perusahaan di dalam supply chain global mencari cara untuk menurunkan jejak karbon mereka di wilayah ini.
Forklift yang digerakkan oleh baterai Lithium-ion (Li-ion) kini sedang populer karena densitas energinya, bentuknya yang kecil dan kemampuan pengisian dayanya yang cepat.
Perusahaan analis Interact Analysis memperkirakan bahwa hingga tahun 2028, jumlah forklift dengan berdaya baterai Li-ion akan mencapai 75 persen di market global. Emisi karbon yang dilepaskan oleh armada truk bertenaga Lithium-ion dari Jungheinrich 52 persen lebih rendah dibandingkan truk bertenaga diesel dengan kapasitas yang sama.
Dengan lebih dari satu juta truk bertenaga listrik digunakan di dunia, Jungheinrich adalah pemimpin industri dalam kelistrikan warehouse dengan sistem energi inovatifnya. Target perusahaan adalah mencapai rasio perangkat bertenaga lithium–ion lebih dari 70 persen hingga 2025 pada semua truk yang dijual perusahaan.
(wbs)
Lihat Juga :