Perhatikan, Ini Penyebab Mobil Tersendat Sendat saat Jalan
Kamis, 02 Juni 2022 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Filter penyaring bahan bakar di dalam mesin juga bisa jadi pemicu. Masalahnya, seiring dengan jangka waktu pemakaian yang membuat penyaring bahan bakar ini kotor.
Bila tidak rutin melakukan pembersihan, nantinya filter tersumbat dan menghambat aliran bahan bakar ke ruang pembakaran. Maka dari itu, saat servis rutin, lakukan pengecekan kondisi filter untuk memastikan apakah perlu pembersihan atau bahkan penggantian komponen baru.
Baca juga : Roda Mobil Terasa Tersendat, Ini Solusi Mengatasinya
3. Terdapat Kerusakan pada Salah Satu Sensor
Terdapatnya kerusakan pada salah satu sensor yang bertanggung jawab untuk mengirim sinyal ke engine control unit (ECU) ini juga merupakan penyebab mobil tersendat sendat saat jalan.
Ketika sensor rusak, otomatis data yang dikirim ke ECU menjadi tidak akurat. Akhirnya bahan bakar yang disuplai pun jadi tak sesuai. Ibarat mesin butuh satu liter bahan bakar, tapi karena kerusakan sensor, maka data yang diterima ECU pun salah dan jumlah yang dialirkan kurang dari angka tersebut.
4. Bahan Bakar yang Tidak Sesuai
Setiap kendaraan memiliki rekomendasi bahan bakarnya sendiri. Di Indonesia, bahan bakar oktan 90 pertalite merupakan jenis yang agak rendah. Namun, perlu juga menyesuaikan lagi kadar oktan di dalam bahan bakar sesuai dengan perbandingan kompresi mesin injeksi.
Bila tidak rutin melakukan pembersihan, nantinya filter tersumbat dan menghambat aliran bahan bakar ke ruang pembakaran. Maka dari itu, saat servis rutin, lakukan pengecekan kondisi filter untuk memastikan apakah perlu pembersihan atau bahkan penggantian komponen baru.
Baca juga : Roda Mobil Terasa Tersendat, Ini Solusi Mengatasinya
3. Terdapat Kerusakan pada Salah Satu Sensor
Terdapatnya kerusakan pada salah satu sensor yang bertanggung jawab untuk mengirim sinyal ke engine control unit (ECU) ini juga merupakan penyebab mobil tersendat sendat saat jalan.
Ketika sensor rusak, otomatis data yang dikirim ke ECU menjadi tidak akurat. Akhirnya bahan bakar yang disuplai pun jadi tak sesuai. Ibarat mesin butuh satu liter bahan bakar, tapi karena kerusakan sensor, maka data yang diterima ECU pun salah dan jumlah yang dialirkan kurang dari angka tersebut.
4. Bahan Bakar yang Tidak Sesuai
Setiap kendaraan memiliki rekomendasi bahan bakarnya sendiri. Di Indonesia, bahan bakar oktan 90 pertalite merupakan jenis yang agak rendah. Namun, perlu juga menyesuaikan lagi kadar oktan di dalam bahan bakar sesuai dengan perbandingan kompresi mesin injeksi.
Lihat Juga :