Waspadai, Ini Komponen Transmisi Manual pada Mobil yang Rawan Rusak

Jum'at, 08 Juli 2022 - 15:00 WIB
loading...
Waspadai, Ini Komponen...
Komponen transmisi manual pada mobil yang rawan rusak perlu dicermati agar tidak rugi kemudian hari. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Komponen transmisi manual pada mobil ternyata ada beberapa yang rawan rusak. Hal itu tentu akan merugikan Anda jika tidak merawatnya dengan benar.

Saat ini mobil transmisi manual memang terkesan kalah popular dibanding mobil transmisi otomatis. Hanya saja masih banyak orang melirik mobil transmisi manual karena faktor harga dan perawatan yang jauh lebih murah.

Mobil-mobil dengan transmisi manual umumnya memang diposisikan sebagai produke entry level. Sebaliknya mobil transmisi otomatis mengisi kelas menengah ke atas. Jadi wajar jika harga mobil transmisi manual lebih murah ketimbang transmisi otomatis.

Begitu juga dari segi perawatan yang lebih kompetitif. Pemilik mobil transmisi otomatis akan disibukkan dengan perawatan khusus transmisi yang cukup menguras dompet.

Hanya saja jangan salah sangka dulu. Perawatan yang tidak tepat dan cenderung membiarkan justru membuat mobil transmisi manual kerap merugikan.

Baca juga : Honda ADV 160 Modifikasi dari Katros Garage Keren Abis, Bisa Ditiru

Pasalnya ada komponen pada mobil transmisi manual yang rawan rusak. Apabila dibiarkan tanpa perawatan tentu akan membuat pemiliknya kerepotan.

Secara garis besar, ada tiga komponen transmisi manual yang dinilai rawan rusak dan fokus di area kopling.

1. Kampas Kopling

Kampas kopling merupakan bagian dalam transmisi manual yang menyalurkan tenaga dari mesin ke rumah transmisi. Perannya termasuk paling penting sekaligus berat lantaran menerima dan menyalurkan tenaga mesin ke transmisi manual.

Ketebalan kampas kopling pasti berkurang akibat terkikis saat pemakaian dengan usia rata-rata sekitar 80.000 kilometer. Meski begitu, cara berkendara yang tidak tepat dapat memperpendek usianya.

Jika kampas kopling sudah aus maka akan berpengaruh terhadap perpindahan gigi transmisi yakni terasa lebih sulit. Selain itu, akan terjadi selip kopling yang membuat penyaluran tenaga mesin ke transmisi terhambat dan membuat mobil tidak dapat berlari.

Bahkan dalam kondisi tertentu bisa muncul bau sangit seperti metal terbakar lantaran kampas kopling sudah habis.

2. Tutup Kopling (Clutch Cover)

Komponen kopling selanjutnya yang rawan masalah adalah tutup kopling atau clutch cover. Tutup kopling bertindak layaknya sebuah “rumah” bagi beberapa komponen seperti pegas diafragma serta pelat penekan.

Letaknya menyelimuti kampas kopling dan terhubung langsung dengan roda gila (flywheel). Biasanya usia pakai cover ini sama dengan kampas kopling.

Baca juga : Ini Daftar Mobil yang Cocok Pakai Pertalite Berdasarkan Kompresi Mesin

Oleh karena itu, ketika melakukan penggantian kampas kopling disarankan turut mengganti tutup kopling. Kalau penggantian kampas kopling tidak bersama dengan cover kopling, maka akan berisiko usia pakai kampas kopling lebih pendek disebabkan kondisi cover kopling yang lama sudah tidak rata.

Hal tersebut yang menyebabkan kopling mudah rusak meskipun kampas sudah diganti dengan yang baru.

3. Release Bearing

Komponen ini merupakan bagian kecil pada perangkat clutch cover yang bertugas menyalurkan tekanan yang berasal dari garpu pembebas atau actuator cylinder. Jika release bearing sudah rusak, pengaruhnya adalah proses perpindahan gigi transmisi jadi lebih sulit. Tentu kamu tidak mau kesulitan memindahkan gigi transmisi di jalan menanjak yang macet.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Aman dan Nyaman?...
Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Bridgestone Indonesia untuk Kendaraan Hybrid
Transmisi Manual Hilang...
Transmisi Manual Hilang dari Mobil Premium, Bos BMW Ungkap Penyebabnya
Infiniti Siap Luncurkan...
Infiniti Siap Luncurkan Sedan Sport Turbo Bertransmisi Manual
Awas Aquaplaning! Jangan...
Awas Aquaplaning! Jangan Nekat Terabas Hujan, Cek Komponen Vital Mobil Ini atau Nyawa Taruhannya!
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Nenek 92 Tahun Setia...
Nenek 92 Tahun Setia Menggunakan Mobil Bertransmisi Manual
Ini Komponen yang Rawan...
Ini Komponen yang Rawan Rusak saat Mobil Terendam Banjir
Mitra Pengemudi Lalamove...
Mitra Pengemudi Lalamove Dapat Diskon Servis dan Ganti Spare Part dari Astra Otoparts
Rotary Auto Veteran...
Rotary Auto Veteran Jadi Outlet Pertama Hadirkan Alat Cek Kaki-Kaki Mobil Inovatif Kyoto Shaking Machine
Rekomendasi
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Berita Terkini
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved