Produsen Mobil China NIO Dikabarkan Mengembangkan Smartphone
Senin, 08 Agustus 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Ini muncul karena laporan tentang sub-merek NIO yang lebih terjangkau terus berkembang. Menurut Electrek, merek tersebut diberi nama kode Project Firefly dan bertujuan untuk melayani pasar kelas bawah. EV-nya dilaporkan akan menelan biaya antara USD15-30 ribu.
Setelah banyak sukses di China, NIO berekspansi ke Eropa. Pembuat mobil memasuki pasar Norwegia tahun lalu dan akan diluncurkan di Swedia, Jerman, dan Belanda pada tahun 2022. Selanjutnya, NIO akan membuka pabrik di Hongaria bulan depan.
Baca juga; Dipasangi Sensor Bawaan, Lithuania Menyeru Warga Buang Ponsel China
Fasilitas seluas 107.000 kaki persegi akan menjadi hub Eropa NIO dan akan digunakan terutama untuk produksi baterai. Pabrik tersebut bertujuan untuk memproduksi 240 stasiun pertukaran baterai per tahun. Saat ini, tujuan NIO adalah memiliki 4.000 stasiun pertukaran baterai yang beroperasi di seluruh dunia pada tahun 2025.
Setelah banyak sukses di China, NIO berekspansi ke Eropa. Pembuat mobil memasuki pasar Norwegia tahun lalu dan akan diluncurkan di Swedia, Jerman, dan Belanda pada tahun 2022. Selanjutnya, NIO akan membuka pabrik di Hongaria bulan depan.
Baca juga; Dipasangi Sensor Bawaan, Lithuania Menyeru Warga Buang Ponsel China
Fasilitas seluas 107.000 kaki persegi akan menjadi hub Eropa NIO dan akan digunakan terutama untuk produksi baterai. Pabrik tersebut bertujuan untuk memproduksi 240 stasiun pertukaran baterai per tahun. Saat ini, tujuan NIO adalah memiliki 4.000 stasiun pertukaran baterai yang beroperasi di seluruh dunia pada tahun 2025.
(wib)
Lihat Juga :