Hyundai Stargazer Masih Pakai Rem Tangan Manual di Tengah Deretan Fitur Canggih, Ini Jawabannya

Minggu, 04 September 2022 - 13:00 WIB
loading...
Hyundai Stargazer Masih...
Hyundai Stargazer masih menggunakan rem tangan manual. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Hyundai Stargazer punya banyak fitur canggih untuk sebuah Low MPV baru. Uniknya mobil itu tetap menggunakan rem tangan manual. Keberadaan rem tangan manual itu memang terlihat kontras jika dibandingkan dengan deretan fitur-fitur canggih yang ada di Hyundai Stargazer. Misalnya saja fitur Hyundai SmartSense dan Hyundai Bluelink.

Fitur Hyundai SmartSense berupa teknologi Advance Driver Asisstance System (ADAS). Beberapa fitur keamanan seperti Forward Collision-avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind-spot Collision Warning (BCW) + Blind-spot Collision-avoidance Assist ( parallel parking), serta Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist (RCCA).

Begitu juga dengan Hyundai Bluelink yang membuat Hyundai Stargazer tidak ubahnya memiliki asisten berjalan 24 jam. Mulai dari pengamanan saat berada di jalan, kecurian mobil, kecelakaan hingga mengaktifkan mobil dari jarak jauh.

Baca juga : Galau BBM Naik, Ini Tips Berhemat Bensin agar Kantong Tidak Jebol

Hyundai Stargazer Masih Pakai Rem Tangan Manual di Tengah Deretan Fitur Canggih, Ini Jawabannya


Uniknya dari segudang teknologi canggih itu Hyundai Stargazer masih menggunakan tuas rem tangan konvensional atau manual. Padahal kompetitor lainnya yang ada di kelas yang sama seperti Mitsubishi Xpander dan Toyota Veloz sudah menggunakan Electronic Parking Brake (EPB) yang berupa tombol elektris.

Lalu apa jawaban PT Hyundai Motors Indonesia mengenai keberadaan tuas rem tangan manual atau konvensional di Hyundai Stargazer itu?

Baca juga : Diburu Orang Kaya, Produksi Lamborghini Sudah Ludes Terjual Hingga 2024

Bonar Pakpahan, Product Expert Hyundai Motors Indonesia (HMI) mengatakan, masih digunakannya rem tangan konvensional pada Stargazer karena mempertimbangkan beberapa hal dasar yang sudah melalui pengkajian riset internal. "Ketika dirancang pertama kali, desainer Hyundai bersama rekan-rekan engineer, pada saat melakukan riset pasar Indonesia dalam rangka pembuatan mobil ini pastinya mereka sudah mempertimbangan berbagai faktor," ujar Bonar Pakpahan.

Dia menjelaskan, pertimbangan berasal dari beragam hal. Seperti, gaya hidup konsumen di segmen tersebut, bagaimana konsumen dalam pemakaian mobil sehari-hari, termasuk bagaimana pertimbangan menggunakan mobil itu sendiri. Pertimbangan tersebut kemudian dievaluasi lagi untuk melihat koneksinya satu persatu guna dilihat bagaimana kebutuhannya.

"Sehingga, mereka mencapai satu kesimpulan bahwa Hyundai Stargazer akan lebih cocok ketika menggunakan rem tangan konvensional ketimbang Electric Parking Brake," ucap Bonar Pakpahan.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Hyundai SantaFe EREV...
Hyundai SantaFe EREV Kepergok Sedang Cas Baterai, Segini Jangkauannya
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Hyundai Pecah Rekor...
Hyundai Pecah Rekor Pendapatan Rp537 Triliun, tapi Kok Labanya Anjlok?
Hyundai Kembangkan Motor...
Hyundai Kembangkan Motor Listrik EV 215 HP untuk Semua Jenis Kendaraan
Mengintip Bagian Luar...
Mengintip Bagian Luar dan Dalam Hyundai New Creta Alpha 2026
Hyundai Motor Siap Menjual...
Hyundai Motor Siap Menjual Bebas Robot Humanoid
Serikat Pekerja Hyundai...
Serikat Pekerja Hyundai Protes Penggunaan Robot Atlas
HMMI Perkuat Pendidikan...
HMMI Perkuat Pendidikan Vokasi di Indonesia lewat Hyundai Academy Course 2025
Rekomendasi
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved