Mengenal Omnibus, Jenis Bus Awal Abad ke-19 yang Ditarik Kuda

Kamis, 29 September 2022 - 10:16 WIB
loading...
A A A
Mengenal Omnibus, Jenis Bus Awal Abad ke-19 yang Ditarik Kuda


Akhirnya transportasi yang ditarik oleh kuda di atas rel ini mulai populer di Paris pada tahun 1890. Sementara di Inggris, sejak diperkenalkan tahun 1860, transportasi berbasis rel yang ditarik kuda tersebut tidak meluas.

Mengingat transportasi itu dijalankan oleh tenaga kuda, yang hanya tahan selama 2 jam, pihak penyedia layanan harus menyiapkan 8 hingga 10 kuda untuk mengoperasikan satu omnibus. Namun, pada tahun 1872, terjadi wabah influenza di Amerika Serikat. Adanya peraturan pembatasan orang untuk bepergian membuat perusahaan mengalami kerugian.

Akhirnya ada inovasi kereta gantung di Amerika Serikat. Ide ini dicetuskan oleh Andrew Smith Hallidie di San Francisco. Ia sering melihat transportasi Omnibus yang mencambuk kuda. Selain itu, jalan perbukitan di San Fransisco yang dilewati juga terlalu curam untuk kuda.

Itulah yang melatarbelakangi Hallidie, pada 1873, menemukan sistem baru yakni alat transportasi yang menggunakan kabel. Jelas, hal ini mengurangi kebutuhan kuda sebagai alat bantu transportasi.

Kereta gantung ini bukanlah seperti yang ada di tempat wisata. Melainkan penggunaan kabel yang diletakkan sejajar di jalan raya. Kabel tersebut memiliki klem pada bagian bawah sehingga memungkinkan kabel dipegang untuk bergerak dan dilepas ketika harus berhenti.

Kereta gantung ini menjadi transportasi yang sangat ikonik di Amerika Serikat. Kini beberapa kereta gantung sudah tidak beroperasi, namun masih ada yang digunakan untuk bernostalgia.

Inovasi tidak sampai di situ, pada akhir abad ke-19 lahirlah modifikasi bus motor. Alat transportasi ini memiliki kecepatan 18 kilometer per jam dan mampu menampung 20 penumpang. Akhirnya produksi bus bermotor diproduksi secara massal. Pada tahun 1910, ada 3.000 unit bus dua tingkat Type-B yang diproduksi di London. Sejak itu, bus berkembang dan terus berinovasi hingga kini.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kereta Maglev China...
Kereta Maglev China Pecahkan Rekor Jarak Tempuh 700 Km hanya dalam 2 Detik
Inilah Jalur Kereta...
Inilah Jalur Kereta Terpanjang hingga Mencapai Ujung Dunia
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Eksekutif Jakarta - Madiun, Ada yang Sampai 2 Jutaan
Sistem Kerja dan Teknologi...
Sistem Kerja dan Teknologi Kereta IKN yang Dilaporkan Sering Mogok
Daftar Rute dan Kereta...
Daftar Rute dan Kereta Api yang Dapat Diskon di KAI Expo 2024
Spesifikasi TAP, Vespa...
Spesifikasi TAP, Vespa Bersenjata Bazooka
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Berita Terkini
TVS Kembali Hadir di...
TVS Kembali Hadir di PRJ 2026, Tampilkan Banyak Motor Baru
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved