Lapisan Es Kian Menipis, Suhu di Antartika Naik 1,8 Derajat Celsius

Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Iklim Antartika menunjukkan beberapa rentang suhu terbesar selama tahun ini. Beberapa tren suhu terbesar juga terjadi di planet ini dengan kontras regional yang kuat. Sebagian besar Antartika Barat dan Semenanjung Antartika mengalami pemanasan dan penipisan lapisan es pada akhir abad ke-20. Wilayah pedalaman yang terpencil dan tinggi di Kutub Selatan juga hanya mendingin hingga 1980-an, kemudian menghangat secara substansial.

Pemanasan yang terjadi cenderung dipengaruhi oleh perubahan iklim alami dan atropogenik. Namun, kemungkinan ada kontribusi individu dari masing-masing faktor meski belum dapat dipahami dengan baik.

Clem dan timnya menganalisis data stasiun cuaca di Kutub Selatan dan model iklim untuk memeriksa pemanasan di pedalaman Antartika. Mereka menemukan antara 1989 dan 2018, Kutub Selatan telah memanas sekitar 1,8°C selama 30 tahun terakhir dengan laju peningkatan +0,6°C setiap dekade. (Lihat videonya: Diduga Gunakan Ilmu Kebal, Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga)

Hasil penelitian juga menemukan bahwa peningkatan suhu panas tinggi terjadi di bagian dalam Antartika selama 30 tahun terakhir. Hal ini didorong oleh daerah tropis, khususnya suhu lautan, hangat di Samudra Pasifik tropis barat yang mengubah angin di Atlantik Selatan dekat Antartika dan meningkatkan pengiriman panas.

Clem dan Fogt berpendapat bahwa tren pemanasan ini tidak mungkin merupakan hasil dari perubahan iklim alami saja. Ada faktor lain yang menyebabkan naiknya suhu di Antartika. “Sejak awal saya dan Clem bekerja sangat baik dan mampu mencapai lebih banyak sebagai tim dari pada kami secara individu,” kata Fogt. (Fandy)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Standar Emisi Euro 5+...
Standar Emisi Euro 5+ Akan Diperkenalkan pada 2024
Ducati Bangun Pabrik...
Ducati Bangun Pabrik dengan Memanfaatkan Air dan Cahaya sebagai Energi
Porsche Resmi Produksi...
Porsche Resmi Produksi Bahan Bakar Sintetis Jenis Baru
Ternyata Partikel Kecil...
Ternyata Partikel Kecil Plastik Bisa Pengaruhi Pemanasan Global
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Mengenal Konsep Green...
Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
WMO: Kawasan Arab Menghangat...
WMO: Kawasan Arab Menghangat Dua Kali Lebih Cepat dari Rata-Rata Global
Rekomendasi
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Berita Terkini
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved