Parah, Tesla Recall 24 Ribu Unit Model 3 Karena Sabuk Pengaman Tak Sesuai Spek
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:02 WIB
loading...
Tesla Model 3 mengalami masalah mekanis pada sabuk pengaman di bagian penumpang belakang. Foto: ist
A
A
A
AMERIKA - Tesla melakukan recall besar-besaran Model 3 . Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 24.000 unit! Ini harus dilakukan karena masalah keamanan dan keselamatan penumpang. Yakni, ada masalah pada sistem mekanis sabuk pengaman yang tidak sesuai ekspektasi.
Biasanya, jika ada masalah pemilik Tesla memang tidak harus ke bengkel. Sebab, perusahaan yang dimiliki Elon Musk tersebut tinggal melakukan pembaruan (update) software secara Over The Air (OTA).
Konsumen hanya perlu mengunduh update, maka masalah umumnya selesai.
Tapi, masalah baru ini berhubungan dengan komponen mekanis. Sehingga, tidak bisa diperbaiki dengan update software.
Dilansir dari Electrek, Model 3 yang terkena recall antara buatan 2017-2022, yang mana sabuk pengaman pada bagian penumpang tidak terpasang dengan benar.
Ini diduga terjadi pada kunjungan servis sebelumnya di mana pengikat seat belt dilepas untuk perbaikan lainnya.
Tesla menyerahkan laporan penarikan keselamatan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) pada 21 Oktober lalu.
Biasanya, jika ada masalah pemilik Tesla memang tidak harus ke bengkel. Sebab, perusahaan yang dimiliki Elon Musk tersebut tinggal melakukan pembaruan (update) software secara Over The Air (OTA).
Konsumen hanya perlu mengunduh update, maka masalah umumnya selesai.
Tapi, masalah baru ini berhubungan dengan komponen mekanis. Sehingga, tidak bisa diperbaiki dengan update software.
Dilansir dari Electrek, Model 3 yang terkena recall antara buatan 2017-2022, yang mana sabuk pengaman pada bagian penumpang tidak terpasang dengan benar.
Ini diduga terjadi pada kunjungan servis sebelumnya di mana pengikat seat belt dilepas untuk perbaikan lainnya.
Tesla menyerahkan laporan penarikan keselamatan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) pada 21 Oktober lalu.
Lihat Juga :