Tolak Mercy, PM Anwar Ibrahim Ternyata Masih Pakai BMW Pinjaman

Selasa, 29 November 2022 - 07:24 WIB
loading...
Tolak Mercy, PM Anwar Ibrahim Ternyata Masih Pakai BMW Pinjaman
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim masih betah menggunakan mobil pinjaman BMW Seri 7. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menolak mobil dinas Mercedes-Benz S600 yang memang diberikan Malaysia sebagai hak istimewa. Nyatanya dia justru masih betah memakai mobil BMW pinjaman.

Mobil BMW itu justru tidak kalah mentereng dengan Mercedes-Benz S600. Pasalnya mobil BMW pinjaman itu adalah BMW Seri 7 yang memang ada di kelas yang sama dengan Mercedes-Benz S600.

Hanya saja mobil BMW Seri 7 itu tidak baru-baru amat. Diketahui mobil buatan BMW yang digunakan Anwar Ibrahim diproduksi pada 2020.

Baca juga : Ini Jawaban Para Sopir Soal Tulisan Lucu dan Menggelitik di Body Truk

Tolak Mercy, PM Anwar Ibrahim Ternyata Masih Pakai BMW Pinjaman


Mobil BMW dengan plat nomor BEM 1 itu hingga kini masih digunakan oleh Anwar Ibrahim. Termasuk saat dia mulai kerja sebagai Perdana Menter dengan datang ke Bangunan Perdana Putra. Saat itu Anwar Ibrahmi masih menggunakan BMW Seri 7 .

Sebelumnya dalam sebuah kampanye, Anwar Ibrahim mengakui mobil BMW Seri 7 itu bukanlah miliknya. Mobil itu dipinjamkan oleh Datuk Sham dan Shah Alam.

Baca juga : Twitter Terancam Hilang dari iPhone dan Android, Elon Musk Bakal Bikin Handphone Baru

Tolak Mercy, PM Anwar Ibrahim Ternyata Masih Pakai BMW Pinjaman


"Saya diizinkan untuk menggunakannya selama sebulan dan akan dikembalikan lagi," ujar Anwar Ibrahim dikutip Says.

Penggunaan BMW Seri 7 itu sebenarnya cukup kontras dengan posisi penting Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri Malaysia. Pasalnya mobil tersebut adalah mobil penumpang umum dan dijual massal yang tidak dibekali sistem proteksi tinggi.

Tentunya hal itu akan membuat sistem pengamanan Anwar Ibrahmi jadi sangat rentan. Mengingat banyak pemimpin negara di dunia diwajibkan menggunakan mobil dengan sistem proteksi tinggi.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3504 seconds (11.97#12.26)