Stealth Cleaner, Robot Pembersih Jaring Ikan di Laut

Sabtu, 11 Juli 2020 - 12:14 WIB
loading...
Stealth Cleaner, Robot...
Stealth Cleaner. Foto/Kystdesign.no
A A A
Membersihkan sebuah benda yang berada di bawah laut merupakan tantangan berat yang dialami oleh banyak nelayan maupun ABK. Kini, tantangan itu tidak seberat yang dibayangkan dengan hadirnya robot pembersih benda di laut.

Alat penangkap ikan atau jaring sering digunakan oleh para nelayan untuk menangkap ikan dalam jumlah besar. Tidak tanggung-tanggung, jumlah ikan yang dapat diangkat ke kapal mampu mencapai ratusan ton, tergantung dari besaran jaring yang digunakan.

Pemakaian jaring ikan yang terlalu sering, khususnya yang ditanam di laut untuk budidaya ikan, akan membuat jaring mudah kotor karena dipenuhi lumut atau kotoran lainnya. Hal ini menyebabkan jaring cepat rusak dan cenderung sulit untuk dilihat. (Baca: Tiga Nutrisi yang Dapat Membantu Sistem Kekebalan Tubuh)

Untuk membersihkan jaring tersebut, perusahaan ROV Norwegia Kystdesign telah memproduksi sebuah alat atau robot yang disebut Stealth Cleaner. Stealth Cleaner memiliki bentuk segitiga yang unik dengan warna kuning menyala.

Mengutip dari laman Newatlas, Stealth Cleaner terhubung dengan kapal pendukung sebagai stasiun basis kontrol. Pengoperasian dari atas kapal akan memudahkan operator untuk menjangkau seluruh area yang diinginkan.

Dikenal dengan sebutan remotely operated vehicle (ROV), mesin ini dapat dioperasikan dari jarak jauh. Semakin panjang kabel yang terhubung, maka semakin pajang pula jarak yang dapat ia tempuh.

Penggunaan Stealth Cleaner dapat dikatakan cukup mudah karena operator dapat melihat jaring yang akan dibersihkan melalui kamera yang terpasang. Operator dapat menggunakannya berkeliling secara berturut-turut melewati jaring yang ingin dibersihkan.

Saat bekerja, Stealth Cleaner akan memompa air melalui nozel pencucian yang berputar di bagian bawahnya. Nozel merupakan alat penyemprot yang dirancang khusus untuk membersihkan noda atau kotoran yang menempel di sebuah benda.

Dengan memanfaatkan tekanan air yang besar, perusahaan Kystdesign mengklaim dapat mengurangi keausan pada jaring. Metode pembersihan ini juga lebih baik dibandingkan dengan metode pembersihan lainnya.

Kabarnya, mesin pembersih berbentuk segitiga ini mampu membuat cakram sudutnya menjadi celah yang mungkin tidak dapat diakses oleh ROV lain. Ini menjadi salah satu kelebihan yang dimiliki oleh mesin buatan Kystdesign. (Baca juga: AS Jual Peralatan Mata-mata ke Korsel)

Stealth Cleaner dilengkapi dengan empat kamera yang memudahkan operator melihat dari beberapa sisi dan tujuh pendorong untuk bergerak ke segala arah di sepanjang jaring atau di perairan terbuka. Pihak perusahaan juga menawarkan kemampuan yang dapat bermanuver 360 derajat.

Stealth Cleaner telah diuji coba sebanyak mungkin untuk mengetahui kemampuannya. Lebih dari 8.000 jaring telah dibersihkan dan hasilnya sangat memuaskan atau tidak tertandingi.

Dalam upaya penyelamatan bumi dan menjaga lingkungan, Kystdesign membuat produk yang ramah lingkungan. Ini terlihat dari Stealth Cleaner yang menggunakan tenaga listrik tanpa bahaya emisi minyak ke air.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah kemudahan dalam melakukan penggantian suku cadang. Teknisi dapat mengganti suatu komponen dengan komponen lainnya dalam waktu singkat.

Berbagai macam peralatan yang dikembangkan secara khusus memungkinkan Stealth Cleaner untuk mencakup berbagai tujuan. “Kami bertujuan untuk mengembangkan alat yang efisien untuk membersihkan setiap bagian dari jaring ikan,” ungkap perusahaan Kystdesign.

Kystdesign memiliki pengalaman sekitar 20 tahun dalam teknologi penyelaman, ROV, operasi maritim dalam akuakultur, minyak dan gas, serta industri konstruksi. Kystdesign telah memproduksi berbagai teknologi kualitas terbaik di pasaran dan tersebar kepada pelanggan di seluruh dunia.

Kystdesign telah bekerja dengan beberapa perusahaan teknologi terkemuka di dunia dan solusi inovatif berkelanjutan untuk budidaya ikan berbasis laut. Ini membuatnya berada di garis depan dalam perkembangan industri akuakultur. (Baca juga: Ilmuwan Mengembangkan Uji Cepat untuk Selamatkan Karang dari Perubahan Suhu)

Di antara produk-produknya, ROV Stealth Cleaner merupakan salah satu produk yang telah dipatenkan untuk pembersihan dan inspeksi jaring, peralatan dek Safety Link, dan pemantauan digital operasi penyelaman komersial.

Kystdesign bekerja dengan Abyss Subsea dalam mengembangkan Stealth Cleaner. Absea Subsea merupakan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Abyss Group, merupakan salah satu koorporasi bawah laut di Norwegia.

Abyss Subsea memberikan operasi bawah laut berbasis ROV dan penyelaman. Fokusnya ada pada pengembangan solusi yang hemat biaya untuk inspeksi, pemeliharaan, dan perbaikan bawah laut.

Perusahaan ini terdiri dari para profesional yang kompeten dan berpengalaman, baik dalam industri bawah laut maupun lepas pantai. Abyss Subsea juga menawarkan penyewaan pilot ROV dan penyelam komersial, layanan lokakarya bawah laut, dan pelatihan dan pendidikan pilot ROV. (Lihat videonya: Kapal Tak Bisa Sandar, Sapi Dilempar ke Laut)

Beberapa perusahaan penangkap dan budidaya ikan di laut memiliki kebutuhan untuk membersihkan kotoran yang melekat di jaring. Namun, sebagian besar masih dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, serta tidak efisien.

Hadirnya Stealth Cleaner diharapkan mampu memberikan solusi kepada para nelayan dan ABK dalam membersihkan suatu benda yang terikat dengan laut. Ini akan menghemat waktu dan tenaga lebih banyak daripada dilakukan secara manual. (Fandy)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kota Laboratorium Hidup...
Kota Laboratorium Hidup Toyota Akan Seesai pada Akhir 2024
Bocoran Terbaru Hyundai...
Bocoran Terbaru Hyundai Mobion, Bisa Jalan Miring dan Dilengkapi Layar Lipat
8 Supercar Tercepat...
8 Supercar Tercepat di Dunia dan Penerapan Sains dalam Teknologi Canggihnya
Inilah Teknologi Mobil...
Inilah Teknologi Mobil Canggih tapi Justru Sering Dilupakan
Perluas Pasar Mobil...
Perluas Pasar Mobil Listrik, Toyota Pakai Teknologi Tesla
Perkembangan Inovasi...
Perkembangan Inovasi Oli Lokal Kini Bisa Diadu dengan Merek Asing
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved