Hyundai Hentikan Penjualan Mobil Bahan Bakar Minyak di Norwegia

Sabtu, 31 Desember 2022 - 10:59 WIB
loading...
Hyundai Hentikan Penjualan...
Hyundai mulai berhenti menjual mobil apa pun dengan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) dengan bahan bakar minyak (BBM) ke Norwegia mulai 2023. Foto/electrek
A A A
OSLO - Hyundai mulai berhenti menjual mobil apa pun dengan mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) dengan bahan bakar minyak (BBM) ke Norwegia mulai tahun 2023. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kebijakan Norwegia untuk mengakhiri penjualan kendaraan berbahan bakar gas pada tahun 2025.

Norwegia telah memimpin dalam elektrifikasi kendaraan selama beberapa waktu, jauh di depan negara lain di Eropa. Hampir semua kendaraan di Norwegia saat ini memiliki colokan atau bertenaga listrik, hanya beberapa persen kendaraan khusus masih menggunakan mesin pembakaran internal.

“Sekarang setelah kami meluncurkan all-new IONIQ 6, waktunya telah tiba untuk hanya menjual mobil all-electric di pasar Norwegia. IONIQ 5 dan KONA Electric telah lama mengambil posisi sebagai beberapa mobil paling populer di pasar, dan kami yakin bahwa mobil listrik murni kami akan membawa kesuksesan berkelanjutan di masa depan,” kata Thomas Rosvold, Direktur Pelaksana, Hyundai Motor Norwegia dikutip dari laman Electrek, Sabtu (31/12/2022).

Baca juga; Ini Rahasia Sukses Norwegia Bikin Warganya Beralih Gunakan Kendaraan Listrik

Penurunan kendaraan berbahan bakar minyak di Norwegia begitu drastis, meskipun pada awalnya negara itu tertatih-tatih mewujudkan elektrifikasi kendaraan. Tahun lalu, 64,5% mobil yang dijual di Norwegia semuanya bertenaga listrik, naik 10% dari tahun sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Rekomendasi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Berita Terkini
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved