Tesla Catat Rekor Penjualan 1,31 Juta Unit Kendaraan pada 2022
Selasa, 03 Januari 2023 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Hasil penjualan keseluruhan, untuk produksi semua kendaraan Tesla mencapai 439.701 unit pada kuartal keempat 2022. Rincian terdiri dari Model 3/Y menyumbang 419.088 unit dari total angka produksi, meninggalkan Model S/X sebanyak 20.613 unit.
"Pada kuartal keempat, kami memproduksi lebih dari 439.000 kendaraan dan mengirimkan lebih dari 405.000 kendaraan. Pada tahun 2022, pengiriman kendaraan tumbuh 40 persen YoY menjadi 1,31 juta, sementara produksi tumbuh 47 persen menjadi 1,37 juta," keterangan Tesla.
Baca juga; Terjual Rp3,6 Miliar, Tesla Roadster Catat Rekor Baru Penjualan Mobil Sport Listrik
Tesla secara signifikan melampaui penjualan 1 juta kendaraan yang dikirimkan untuk tahun ini atau penghitungan terakhir tercatat di 1.313.851 unit kendaraan. Meksipun Tesla merayakan pencapaian yang baik sepanjang 2022, banyak pemegang saham yang pergi.
Saham Tesla telah jatuh 73% dari rekor tertingginya pada November 2021 dan, di tahun ini saja, sahamnya turun 69%. Perusahaan, yang bernilai USD1,2 triliun pada awal tahun 2022, kehilangan USD800 miliar secara mengejutkan sepanjang tahun 2022. Perusahaan pelopor kendaraan listrik ini segera mengumumkan hasil kinerja keuangannya untuk kuartal terakhir dan setahun penuh pada Rabu 25 Januari 2023.
"Pada kuartal keempat, kami memproduksi lebih dari 439.000 kendaraan dan mengirimkan lebih dari 405.000 kendaraan. Pada tahun 2022, pengiriman kendaraan tumbuh 40 persen YoY menjadi 1,31 juta, sementara produksi tumbuh 47 persen menjadi 1,37 juta," keterangan Tesla.
Baca juga; Terjual Rp3,6 Miliar, Tesla Roadster Catat Rekor Baru Penjualan Mobil Sport Listrik
Tesla secara signifikan melampaui penjualan 1 juta kendaraan yang dikirimkan untuk tahun ini atau penghitungan terakhir tercatat di 1.313.851 unit kendaraan. Meksipun Tesla merayakan pencapaian yang baik sepanjang 2022, banyak pemegang saham yang pergi.
Saham Tesla telah jatuh 73% dari rekor tertingginya pada November 2021 dan, di tahun ini saja, sahamnya turun 69%. Perusahaan, yang bernilai USD1,2 triliun pada awal tahun 2022, kehilangan USD800 miliar secara mengejutkan sepanjang tahun 2022. Perusahaan pelopor kendaraan listrik ini segera mengumumkan hasil kinerja keuangannya untuk kuartal terakhir dan setahun penuh pada Rabu 25 Januari 2023.
(wib)
Lihat Juga :