Conclave Dukung Ekosistem Startup Lokal di Indonesia

Rabu, 17 Juni 2015 - 10:47 WIB
Conclave Dukung Ekosistem...
Conclave Dukung Ekosistem Startup Lokal di Indonesia
A A A
JAKARTA - Kemunculan startup di Indonesia kian tumbuh subur. Startup yang menerima pendanaan pada kuartal I (satu) 2015 mencapai hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Perkembangan ini, disertai dengan tingginya angka freelancer (53%), mendorong Conclave untuk hadir dan menggarap proyek creative co-working space di Indonesia. Hal ini guna turut serta membangun ekosistem startup lokal yang kuat.

”Di Indonesia, keberadaan co-working space masih sangat minim. Sementara industri kreatif, startup, serta freelancer terus bertumbuh. Ini adalah era Web 2.0. Dimana kita tidak dibatasi dengan cubicle serta desktop PC yang berat," ujar Rendy Latief, Chief Executive Officer Conclave.

Rendi menerangkan, Conclave hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mereka. Conclave bukan sekadar ruang berkarya. Di sini, mereka bisa mengembangkan jaringan seluas-luasnya melalui interaksi dengan para tenant lainnya. pihaknya ingin membangun ekosistem startup lokal yang kuat, dan itu bisa dimulai dari Conclave.

Sepanjang kuartal pertama 2015 terdapat 93 startup di Asia Tenggara yang menerima pendanaan hingga mencapai USD650 juta, atau setara Rp8,46 triliun. Angka yang tidak sedikit, bahkan terbilang fantastis.

Salah satu negara yang menjadi sorotan adalah Indonesia, di mana jumlah startup yang menerima pendanaan pada kuartal satu tahun ini mencapai 24 startup, tumbuh nyaris dua kali lipat jika dibandingkan tahun sebelumnya, 14 startup.

Tingginya perkembangan startup di Tanah Air, disertai tingginya angka freelancer atau pekerja lepas (53%), mendorong Conclave menggarap sebuah projek creative co-working space di Indonesia, tepatnya di Jl. Wijaya I no. 5C Jakarta Selatan.

Freelancer, designer, publisher, copywriter, hingga startup yang belum menjangkau sewa ruang kantor di gedung-gedung prestisius, menjadi segmen yang dituju Conclave.

Aditya Hadiputra, Chief Financial Officer/Co-Founder Conclave menambahkan, "Conclave merupakan projek creative co-working space 4 (empat) lantai yang bertujuan menjadi wadah bertukar pikiran, belajar. Sekaligus kantor bersama bagi para startup serta pelaku industri kreatif di Indonesia."

Ini alasan mereka membangun Conclave, sebuah lingkungan kerja yang sangat nyaman dengan fasilitas perkantoran yang lengkap dan memadai, bahkan lebih efisien dari gedung-gedung perkantoran di Ibukota."

Untuk menunjang aktivitas para penyewa dan penghuni, Conclave menyediakan ruang kerja yang luas dan nyaman, ruang rapat, auditorium, perpustakaan, ruang hiburan dan game. Seluruh fasilitas tersebut kian lengkap dengan adanya kamar mandi plus shower. Hampir sempurna untuk aktivitas bekerja sehari-hari.

Conclave pun menyediakan kantor virtual (virtual office) dan domisili bagi perusahaan yang membutuhkan alamat pos atau korespondensi, serta kedai MiKoRo (Mie, Kopi, dan Rokok), yang buka sampai jam 3 pagi setiap hari.

Sejak dibuka pada 20 Desember 2014, Conclave hingga saat ini mencatat sekitar 200 anggota baru setiap bulannya. Fenox Venture Capital, JobForward, Local.co.id, Fabelio, Monk's Hill Ventures, adalah sederet nama yang telah menjadi tenant Conclave.

Untuk menjadi anggota, calon tenant dapat memilih salah satu dari sejumlah paket fasilitas sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari Rp50.000/jam, Rp200.000/hari, Rp1.000.000/7 hari, hingga Rp12.500.000/team setiap bulan. Tiap-tiap paket memiliki fasilitas yang variatif, mulai dari akses ruang kerja, printing, scanning, free flow espresso, shower room, serta akses Wi-Fi berbasis fiber optik berkecepatan 50 Mbps.

Conclave juga menyediakan ruang Auditorium berkapasitas 125 orang yang disewakan seharga Rp1.000.000/jam, dan ruang rapat berkapasitas 10 orang seharga Rp250.000/jam.

"Kami berkomitmen untuk memperluas jaringan Conclave ke kota-kota lainnya di Indonesia. Tentunya hal ini dengan mempertimbangkan kesiapan pasar, startup scene, serta komunitas di tiap-tiap kota tersebut. Jika sudah siap, maka kami akan segera hadir untuk memenuhi kebutuhan mereka," pungkas Rendy.
(dol)
Berita Terkait
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Menjaga Stabilitas Jaringan...
Menjaga Stabilitas Jaringan lewat Netmonk Internet Quality 
Serba 99 Ribu Ditambah...
Serba 99 Ribu Ditambah Cashback, Promo Kuota Internet Siap Diserbu di Aplikasi MotionPay!
Pemda Dinilai Bikin...
Pemda Dinilai Bikin Mahal Biaya Akses Internet di Indonesia
Apjatel Ungkap Penyebab...
Apjatel Ungkap Penyebab Tingginya Biaya Akses Internet di Daerah
Berita Terkini
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
1 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
2 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
3 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
3 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
5 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved