Yamaha Indonesia Tak Peduli Insiden Rossi dan Marquez
Kamis, 29 Oktober 2015 - 19:00 WIB
Yamaha Indonesia Tak Peduli Insiden Rossi dan Marquez
A
A
A
JAKARTA - Konflik antara Valentino Rossi dengan Marc Marquez rupanya menyeret Jorge Lorenzo rekan "kerjanya" di Yamaha. Namun bila dilihat ke belakang sebenarnya perseteruan ini sudah ada, tapi bukan antara Valentino Rossi dengan Marc Marquez melainkan Rossi dengan Lorenzo.
Ini merupakan strategi urat syaraf yang dilakukan The Doctor dengan menyeret nama Marc Marquez. Tak dipungkiri, perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015 antara Rossi dan Lorenzo dipastikan tidak hanya akan terjadi di atas trek.
Hingga akhirnya masalah ini merebak di Tanah Air, di mana pendukung Valentino Rossi membuat sebuah petisi yang isinya menginginkan Jorge Lorenzo tidak dilibatkan lagi dalam pembuatan iklan Yamaha di Indonesia.
Menanggapi hal ini pihak PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) mulai angkat bicara. General Manager After Sale YIMM, M Abidin mengungkapkan kalau hal ini jangan disangkut pautkan dengan MotoGP yang sedang berlangsung.
"Permintaan ini tak ada hubungannya dengan MotoGP dan saya tidak yakin kalau petisi ini bukan murni dari konsumen Yamaha," ujar Abidin saat dihubungi Sindonews melalui sambungan telepon, Kamis (29/10/2015).
Menurutnya dalam hal ini merupakan urusan tim Yamaha Movistar yang mengurus langsung untuk MotoGP. Tak dipungkiri YIMM ada di dalamnya tapi hanya bagian kecil sebagai pendukung. Memang Yamaha Movistar tahun ini sangat dominan, wajar kalau banyak yang menginginkan juara.
"Kita tak mempunyai kapasitas untuk mencopot pembalap ini terkait iklan Yamaha, apalagi keduanya masih terikat kontrak yang telah disepakati hingga beberapa tahun mendatang," ujarnya.
Melihat hal ini tentunya akan menuai dampak dalam penjualan Yamaha di Indonesia, yang notabene sebagai pasar yang starategis dan menjanjikan untuk pabrikan Jepang ini.
"Kita yakin, hal ini tak akan berpengaruh terhadap penjualan kami, apalagi sudah pasti 2 pembalap Yamaha mempunyai kesempatan besar sebagai juara MotoGP25. Ini berarti teknologi Yamaha yang patut diperhitungkan. Konsumen lebih melihat teknologi meskipun pembalab juga berperan," pungkasnya.
Ini merupakan strategi urat syaraf yang dilakukan The Doctor dengan menyeret nama Marc Marquez. Tak dipungkiri, perebutan gelar juara dunia MotoGP 2015 antara Rossi dan Lorenzo dipastikan tidak hanya akan terjadi di atas trek.
Hingga akhirnya masalah ini merebak di Tanah Air, di mana pendukung Valentino Rossi membuat sebuah petisi yang isinya menginginkan Jorge Lorenzo tidak dilibatkan lagi dalam pembuatan iklan Yamaha di Indonesia.
Menanggapi hal ini pihak PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia (YIMM) mulai angkat bicara. General Manager After Sale YIMM, M Abidin mengungkapkan kalau hal ini jangan disangkut pautkan dengan MotoGP yang sedang berlangsung.
"Permintaan ini tak ada hubungannya dengan MotoGP dan saya tidak yakin kalau petisi ini bukan murni dari konsumen Yamaha," ujar Abidin saat dihubungi Sindonews melalui sambungan telepon, Kamis (29/10/2015).
Menurutnya dalam hal ini merupakan urusan tim Yamaha Movistar yang mengurus langsung untuk MotoGP. Tak dipungkiri YIMM ada di dalamnya tapi hanya bagian kecil sebagai pendukung. Memang Yamaha Movistar tahun ini sangat dominan, wajar kalau banyak yang menginginkan juara.
"Kita tak mempunyai kapasitas untuk mencopot pembalap ini terkait iklan Yamaha, apalagi keduanya masih terikat kontrak yang telah disepakati hingga beberapa tahun mendatang," ujarnya.
Melihat hal ini tentunya akan menuai dampak dalam penjualan Yamaha di Indonesia, yang notabene sebagai pasar yang starategis dan menjanjikan untuk pabrikan Jepang ini.
"Kita yakin, hal ini tak akan berpengaruh terhadap penjualan kami, apalagi sudah pasti 2 pembalap Yamaha mempunyai kesempatan besar sebagai juara MotoGP25. Ini berarti teknologi Yamaha yang patut diperhitungkan. Konsumen lebih melihat teknologi meskipun pembalab juga berperan," pungkasnya.
(dol)