Toyota Dukung Living Asian Forest Project dan Perubahan Iklim

Kamis, 21 Juli 2016 - 00:42 WIB
Toyota Dukung Living...
Toyota Dukung Living Asian Forest Project dan Perubahan Iklim
A A A
JAKARTA - WWF dan Toyota Motor Corporation memulai kemitraan selama lima tahun akan bekerja sama untuk mempromosikan konsevasi keanekaragaman hayati, meningkatkan kesadartahuan tentang lingkungan dan mempercepat perubahan menuju masyarakat bebas karbon. Toyota merupakan perusahaan automotif pertama dan perusahaan Jepang pertama yang menandatangani Global Corportate Partnership dengan WWF.

Perjanjian kemitraan ini secara resmi dimulai pada 1 Juli 2016. Dalam kemitraan ini, Toyota akan mendukung Living Asian Forest Project, serangkaian kegiatan WWF, yang sedang berjalan dan dalam perencanaan, untuk mengkonservasi hutan tropis dan satwa liar di Asia Tenggara, termasuk di tempat-tempat prioritas WWF yaitu Kalimantan dan Sumatera di Indonesia.

Selanjutnya, kegiatan ini akan juga meluas untuk mencakup kawasan Greater Mekong. Program ini juga akan berupaya meningkatkan keberlanjutan sumber daya alam dan komoditas seperti kayu, kertas dan pulp, sawit dan karet alam. Produksi dan penggunaan yang tidak berkelanjutan dari komoditas ini merupakan salah satu dari penyebab utama deforestasi dan meningkatnya ancaman terhadap spesies yang terancam punah di kawasan-kawasan tersebut.

Dalam rilis resmi Toyota Indonesia, Rabu (20/7/2016) dikatakan bahwa Toyota akan memberikan bantuan sebesar USD1 juta untuk Living Asian Forest Project pada 2016 dan akan melanjutkan dukungan ini selama 5 tahun ke depan. Dukungan Toyota ke dalam program tersebut menguatkan upayanya untuk mencapai satu dari enam tantangan dalam Toyota Environmental Challenge 2050 yaitu menciptakan masyarakat yang hidup dalam keseimbangan dengan alam di masa mendatang.

Tujuan dari Toyota Environmental Challenge 2050 adalah mengurangi jejak lingkungan Toyota hingga nol dan juga menciptakan nilai dan manfaat di masyarakat dalam menghadapi permasalah lingkungan global. WWF dan Toyota menyadari bahwa produksi dan pemanfaatan berkelanjutan dari karet alam dibutuhkan dalam konservasi ekosistem hutan, dan oleh karenanya secara khusus akan memiliki kegiatan untuk mempromosikan karet alam berkelanjutan. Sebagai bahan utama produksi ban mobil, permintaan akan karet alam diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
(dol)
Berita Terkait
Perbedaan Avanza dan...
Perbedaan Avanza dan Calya, Yuk Simak Penjelasan Berikut Ini!
Suku Cadang Toyota Avanza...
Suku Cadang Toyota Avanza Ternyata Bisa Dipakai di Mitsubishi Xpander
Sejarah Toyota dan Makna...
Sejarah Toyota dan Makna Logo Ovalnya yang Khas
Kejar Target, Toyota...
Kejar Target, Toyota Siap Produksi 750 Ribu Mobil pada Februari 2023
Toyota Hilux Bertampang...
Toyota Hilux Bertampang Jadul Muncul di TAS 2023
Toyota Siap Hadirkan...
Toyota Siap Hadirkan Hilux Bertenaga Hybrid
Berita Terkini
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved