Proyek Mobil Murah Volkswagen dan Tata Motors Buyar

Rabu, 16 Agustus 2017 - 17:03 WIB
Proyek Mobil Murah Volkswagen...
Proyek Mobil Murah Volkswagen dan Tata Motors Buyar
A A A
NEW DELHI - Grup Volkswagen dan Tata Motors telah mengakhiri pembicaraan untuk pengembangan mobil murah untuk pasar negara berkembang. Kedua produsen mobil ini tak menemukan kata sepakat, sehingga rencana kolaborasi untuk menciptakan kendaraan untuk negara berkembang buyar.

Seperti dilansir dari Reuters. Skoda adalah merek yang ditugaskan oleh Volkswagen untuk memimpin diskusi dengan Tata mengenai kemungkinan kendaraan kelas entry level yang menggunakan platform AMP Tata sebagai dasar'

"Kedua perusahaan telah sampai pada kesimpulan bahwa pada saat ini sinergi teknis dan ekonomi tidak dapat direalisasikan dengan cara yang diinginkan," tulis sebuah pernyataan Skoda.

"Kami telah mengevaluasi kelayakan teknis dan tingkat sinergi untuk kemitraan yang diimpikan. Kami telah menyimpulkan bahwa manfaat strategis bagi kedua belah pihak berada di bawah ambang batas, "kata CEO Tata Motors Guenter Butschek.

Gagalnya kerja sama tersebut menggagalkan upaya VW untuk mengembangkan platform kendaraan murah untuk pasar Asia, setelah upaya menggandeng Suzuki juga kandas. Pada Maret lalu, Tata Motors dan VW mengumumkan sebuah Memorandum of Understanding (MoU) untuk kemitraan jangka panjang.

Dikatakan bahwa diskusi dengan Tata macet karena biaya mahal untuk mengembangkan arsitektur AMP daripada perbedaan kontrol dalam urat nadi kesepakatan Suzuki yang gagal.

"Kami belum bisa mengklaim pasar yang booming dengan mobil murah murah dan untuk Tata ini berarti kemunduran lain, namun Volkswagen telah berubah banyak secara struktural sejak batal kerja sama dengan Suzuki, jadi kami akan terus mencoba," Kata manajer senior Volkswagen kepada Reuters.

MoU tersebut demi mengeksplorasi pengembangan produk bersama untuk pelanggan di India dan pasar lainnya. Skoda sedang menjajaki pasar mobil entry level bersama produsen India, dengan menggunakan platform kendaraan AMP Tata sebagai basisnya.
(wbs)
Berita Terkait
Mobil Buatan China Kuasai...
Mobil Buatan China Kuasai Industri Otomotif Australia
Riset: Perubahan Lahan...
Riset: Perubahan Lahan Akibat La Nina Ancam Rumah-Rumah di Australia
Instagram Bereksperimen...
Instagram Bereksperimen Tampilkan Jumlah Teman di Profil
Rolls-Royce Resmi Perkenalkan...
Rolls-Royce Resmi Perkenalkan Mobil Listrik Pertamanya
Hyundai Siap Isi Pasar...
Hyundai Siap Isi Pasar Sedan yang Mulai Ditinggal Merek Jepang
Honda Merek Otomotif...
Honda Merek Otomotif Pertama yang Memproduksi Mobil Listrik di Thailand
Berita Terkini
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Mengapa The All-New...
Mengapa The All-New Lexus ES Bawa Evolusi Sedan Mewah Listrik ke Indonesia?
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved