Bersiaplah, Mitsubishi Segera Guyur Pasar dengan 11 Mobil Istimewa
Minggu, 29 Oktober 2017 - 10:01 WIB

Bersiaplah, Mitsubishi Segera Guyur Pasar dengan 11 Mobil Istimewa
A
A
A
TOKYO - Mitsubishi Motors Corp berencana menyediakan 11 mobil istimewa. Kesebelas mobil tersebut terdiri dari 5 mobil yang akan mendapatkan penyegaran besar (major upgrade) dan 6 mobil baru.
Rencananya kesebelas mobil tersebut akan dirilis dalam tiga tahun ke depan. Vincent Cobee, Corporate Vice President Mitsubishi Motor Corporation mengatakan, kehadiran 11 mobil tersebut masuk dalam rencana jangka pendek Mitsubishi hingga 2020.
Kehadiran mobil itu diyakini mampu membawa Mitsubishi meraih peningkatan penjualan sebesar 30% selama tiga tahun ke depan. Vincent mengatakan, saat ini dua yang tengah disiapkan untuk mendapatkan perubahan besar adalah Mitsubishi Outlander Sport dan Mitsubishi Triton.
![Bersiaplah, Mitsubishi Segera Guyur Pasar dengan 11 Mobil Istimewa]()
Namun dia menolak menyebut lebih jelas lagi tiga mobil lainnya yang akan mendapatkan perlakukan yang sama. “Sementara untuk mobil baru kami rencanakan setiap tahunnya akan ada dua yang benar-benar baru,” ujarnya.
Menurut Vincent, mobil-mobil tersebut akan dipastikan menjadi produk global. Bagaimana dengan Indonesia? Vincent Cobee enggan memberikan keterangan pasti, apakah Indonesia akan menerima produk baru itu atau tidak.
Dia hanya mengatakan, saat ini Mitsubishi sudah pasti akan fokus pada mobil SUV dan mobil listrik. “Mitsubishi sangat kuat dengan imej SUV. Ini yang akan kami coba perkuat ke depannya. Kami tidak ingin hanya membuat sekadar SUV tapi SUV yang kuat,” janji Vincent.
Sementara Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corp, Trevor Mann berusaha meyakinkan bahwa di antara model-model tersebut tidak akan ada lagi model sedan. Mitsubishi juga tidak berencana melanjutkan atau mencoba melanjutkan kejayaan mereka dengan sedan Mitsubishi Lancer Evolution.
![Bersiaplah, Mitsubishi Segera Guyur Pasar dengan 11 Mobil Istimewa]()
Hal ini dikarenakan secara logika tidak ada lagi peluang besar jika memproduksi mobil sedan. Dia mengatakan, sekarang secara global pasar sedan terus menurun.
“Jika kita amati hampir di semua negara pasar sedan itu menurun. Sekarang jika mau membuat sedan, saya tanya lagi gimana pasarnya? Tunjukkan ke saya volumenya dan keuntungannya. Apakah ada kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan? Sekarang sudah semakin sulit buat pasar sedan,” jawabnya.
Dia mengatakan, jika memang Mitsubishi berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, maka mereka harus bisa meningkatkan potensinya. Trevor Mann mengakui nama Lancer Evolution memang masih jadi nama yang kuat bagi masyarakat.
Namun Mitsubishi tidak bisa salah langkah jika harus mengorbankan produksi mobil lainnya. “Kami adalah perusahaan dengan portofolio yang terbatas. Kami berusaha meminimalkan kesalahan. Kami ingin memberikan produk yang tepat buat konsumen,” pungkasnya.
Rencananya kesebelas mobil tersebut akan dirilis dalam tiga tahun ke depan. Vincent Cobee, Corporate Vice President Mitsubishi Motor Corporation mengatakan, kehadiran 11 mobil tersebut masuk dalam rencana jangka pendek Mitsubishi hingga 2020.
Kehadiran mobil itu diyakini mampu membawa Mitsubishi meraih peningkatan penjualan sebesar 30% selama tiga tahun ke depan. Vincent mengatakan, saat ini dua yang tengah disiapkan untuk mendapatkan perubahan besar adalah Mitsubishi Outlander Sport dan Mitsubishi Triton.

Namun dia menolak menyebut lebih jelas lagi tiga mobil lainnya yang akan mendapatkan perlakukan yang sama. “Sementara untuk mobil baru kami rencanakan setiap tahunnya akan ada dua yang benar-benar baru,” ujarnya.
Menurut Vincent, mobil-mobil tersebut akan dipastikan menjadi produk global. Bagaimana dengan Indonesia? Vincent Cobee enggan memberikan keterangan pasti, apakah Indonesia akan menerima produk baru itu atau tidak.
Dia hanya mengatakan, saat ini Mitsubishi sudah pasti akan fokus pada mobil SUV dan mobil listrik. “Mitsubishi sangat kuat dengan imej SUV. Ini yang akan kami coba perkuat ke depannya. Kami tidak ingin hanya membuat sekadar SUV tapi SUV yang kuat,” janji Vincent.
Sementara Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corp, Trevor Mann berusaha meyakinkan bahwa di antara model-model tersebut tidak akan ada lagi model sedan. Mitsubishi juga tidak berencana melanjutkan atau mencoba melanjutkan kejayaan mereka dengan sedan Mitsubishi Lancer Evolution.

Hal ini dikarenakan secara logika tidak ada lagi peluang besar jika memproduksi mobil sedan. Dia mengatakan, sekarang secara global pasar sedan terus menurun.
“Jika kita amati hampir di semua negara pasar sedan itu menurun. Sekarang jika mau membuat sedan, saya tanya lagi gimana pasarnya? Tunjukkan ke saya volumenya dan keuntungannya. Apakah ada kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan? Sekarang sudah semakin sulit buat pasar sedan,” jawabnya.
Dia mengatakan, jika memang Mitsubishi berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, maka mereka harus bisa meningkatkan potensinya. Trevor Mann mengakui nama Lancer Evolution memang masih jadi nama yang kuat bagi masyarakat.
Namun Mitsubishi tidak bisa salah langkah jika harus mengorbankan produksi mobil lainnya. “Kami adalah perusahaan dengan portofolio yang terbatas. Kami berusaha meminimalkan kesalahan. Kami ingin memberikan produk yang tepat buat konsumen,” pungkasnya.
(mim)