Di China Bersaing Ketat, Sokonindo Ogah Main Mata dengan Wuling
Rabu, 29 November 2017 - 13:01 WIB

Di China Bersaing Ketat, Sokonindo Ogah Main Mata dengan Wuling
A
A
A
SERANG - Industri automotif Indonesia semakin ramai oleh kedatangan para pemain baru asal China. Setelah Wuling, kini PT Sokonindo Mobile (Sokonindo) siap bersaing merebut simpati konsumen nasional melalui jajaran produk yang ditawarkannya.
Meski sama-sama berasal dari Negeri Tirai Bambu, Sokonindo mengaku tidak ada main mata dengan Wuling. Alasannya sederhana, di negara asalnya pun kedua pabrikan ini bersaing ketat.
"Wuling dan Sokonindo merek yang sangat terkenal di China. Dan kami masuk ke Indonesia karena melihat Indonesia memiliki pasar yang potensial. Jadi tidak ada kombinasi," klaim Franz Wang, Marketing Director PT Sokonindo Automobile di sela-sela peresmian pabriknya di Cikande, Serang, Selasa (28/11/2017).
Lebih lanjut dikatakan, Sokonindo (Sokon) datang ke Indonesia dengan membawa strategi yang berbeda. Hal ini bisa terlihat dari varian yang dijual. Wuling masuk ke Indonesia dengan membawa kendaraan kendaraan multiguna atau multi purpose vehicle (MPV), sedangkan Sokonindo masuk dengan kendaraan utilitas sport atau sport utility vehicle (SUV).
Meski pabrik Sokonindo terletak di Serang, Banten, mobil-mobil yang diproduksi Sokon tak hanya untuk pasar lokal, tapi juga diekspor ke sejumlah wilayah di Asia Tenggara. Di Indonesia, Sokon juga akan melebarkan sayap dengan mengembangkan sejumlah jaringan penjualan dan layanan purnajual di penjuru Tanah Air.
Untuk saat ini, Sokon memiliki 30 diler yang melayani penjualan dan purnajual. Rencananya, dalam tiga tahun ke depan jaringan layanan penjualan dan purnajual akan bertambah hingga 150 diler.
Meski sama-sama berasal dari Negeri Tirai Bambu, Sokonindo mengaku tidak ada main mata dengan Wuling. Alasannya sederhana, di negara asalnya pun kedua pabrikan ini bersaing ketat.
"Wuling dan Sokonindo merek yang sangat terkenal di China. Dan kami masuk ke Indonesia karena melihat Indonesia memiliki pasar yang potensial. Jadi tidak ada kombinasi," klaim Franz Wang, Marketing Director PT Sokonindo Automobile di sela-sela peresmian pabriknya di Cikande, Serang, Selasa (28/11/2017).
Lebih lanjut dikatakan, Sokonindo (Sokon) datang ke Indonesia dengan membawa strategi yang berbeda. Hal ini bisa terlihat dari varian yang dijual. Wuling masuk ke Indonesia dengan membawa kendaraan kendaraan multiguna atau multi purpose vehicle (MPV), sedangkan Sokonindo masuk dengan kendaraan utilitas sport atau sport utility vehicle (SUV).
Meski pabrik Sokonindo terletak di Serang, Banten, mobil-mobil yang diproduksi Sokon tak hanya untuk pasar lokal, tapi juga diekspor ke sejumlah wilayah di Asia Tenggara. Di Indonesia, Sokon juga akan melebarkan sayap dengan mengembangkan sejumlah jaringan penjualan dan layanan purnajual di penjuru Tanah Air.
Untuk saat ini, Sokon memiliki 30 diler yang melayani penjualan dan purnajual. Rencananya, dalam tiga tahun ke depan jaringan layanan penjualan dan purnajual akan bertambah hingga 150 diler.
(mim)