GM Terancam Bangkrut, Chevrolet Pontang-Panting Kumpulkan Duit

Kamis, 05 April 2018 - 14:55 WIB
GM Terancam Bangkrut,...
GM Terancam Bangkrut, Chevrolet Pontang-Panting Kumpulkan Duit
A A A
SEOUL - Kabar akan bangkrutnya Unit bisnis General Motors (GM) di Korea Selatan pada 20 April 2018 tentunya membuat ketar-ketir merek-merek yang berada di bawah naungan GM.

General Motors memproduksi kendaraan di 37 negara dalam dua belas merek, yaitu Chevrolet, Buick, GMC, Cadillac, Holden, HSV, Opel, Vauxhall, Wuling, Baojun, Jie Fang, dan Ravon. Baca: General Motors Diprediksi Bangkrut 20 April 2018

GM Korsel dimiliki oleh GM sebesar 77 persen, South Korean Development Bank 17 persen, dan rekan GM dari China, SAIC Motor Corp, yang mengontrol 6 persen. Kondisi keuangan GM Korsel tidak sehat setelah biaya penataan perusahaan melampaui kemampuan keuangan kemudian tidak bisa memenuhi obligasi dan jadwal pembayaran utang.

Seperti dilansir dari Carscoops Kamis (5/4/2018), menurut sebuah laporan dari The Wall Street Journal, Ford dan General Motors akan mengurangi sejumlah sedan dan hatchback menjadi crossover sebagai pilihan konsumen yang defacto.

informasi yang didapat orang dalam perusahaan, mengklaim Chevrolet Sonic dapat dihapus akhir tahun ini. Model ini mungkin akhirnya akan bergabung dengan Chevrolet Impala yang dikabarkan akan keluar dari produksi "dalam beberapa tahun ke depan."

Sonic adalah salah satu model Chevrolet yang paling terjangkau dengan harga mulai dari USD16.170. Perusahaan juga mencatat tiga puluh persen pembeli Sonic berusia di bawah 35 tahun dan ini menjadikannya "salah satu mobil 'termuda' Chevrolet."

Meskipun Sonic laris, namun penjualan telah menurun selama beberapa tahun terakhir. Penjualan di AS mencapai puncaknya pada tahun 2014 sebanyak 93.518 unit tetapi turun menjadi hanya 30.290 unit tahun 2017.

Sementara model Impala perusahaan menjual 75.877 unit di Amerika Serikat tahun lalu. Model ini juga telah diterima dengan baik.

Pada bulan lalu GM sudah mengumumkan bakal menutup pabrik Gunsan yang berkapasitas 260.000 unit per tahun pada Mei. Pabrik itu merupakan kedua terbesar dari tiga pabrik perakitan GM di Korsel. Cara GM untuk tetap bertahan yaitu membuat pabrik Gunsan bekerja sangat keras memenuhi permintaan ekspor unit.
(wbs)
Berita Terkait
Industri Automotif Mulai...
Industri Automotif Mulai Optimistis
Kabar Baik Insentif...
Kabar Baik Insentif Automotif
Chevrolet Bolt Jadi...
Chevrolet Bolt Jadi Mobil Listrik Termurah di AS, Segini Harganya
Industri Automotif Nasional...
Industri Automotif Nasional Mulai Tumbuh
Selamat Tinggal Bumblebee,...
Selamat Tinggal Bumblebee, GM Bakal Hentikan Produksi Camaro di 2024
Korban Tornado, Produksi...
Korban Tornado, Produksi Chevrolet Corvette Dihentikan
Berita Terkini
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Komunitas BAIC ORV Chapter...
Komunitas BAIC ORV Chapter JHL Auto Sukses Gelar Gathering Perdana
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved