Perbanyak Model PHEV, BMW Mulai Kurangi Produksi Mobil Diesel

Jum'at, 14 September 2018 - 17:03 WIB
Perbanyak Model PHEV,...
Perbanyak Model PHEV, BMW Mulai Kurangi Produksi Mobil Diesel
A A A
BERLIN - Uni negara-negara Eropa mendesak para produsen mobil didunia agar menyingkirkan mobil-mobil bermesin Diesel dari jalan-jalan pada 2030. Dan BMW telah meresposns perihal itu dengan menggalakan memproduksi mobil yang berbasis Hybrid dan listrik atau PHEV dan mulai mengurangi produksi mobil diesel.

Setelah skandal Dieselgate yang mengejutkan, dampak mesin diesel di pasar AS sangat signifikan. Karena tren permintaan yang menurun, BMW Amerika memutuskan untuk berhenti menjual kendaraan bertenaga diesel.

Juru bicara BMW Alexander Schmuck mengatakan, "Kami menaruh semua harapan kami ke dalam keranjang pasar PHEV," ketika merek mengumumkan model baru X5 xDrive45e iPerformance.

Schmuck menambahkan bahwa X5 plug-in hibrida yang akan datang mampu merekam sekitar 64 kilometer menggunakan listrik penuh. Ini adalah peningkatan yang signifikan lebih dari 123km pada model saat ini.

Seiring dengan rentang yang terus meningkat, mesin plug-in X5 akan bergeser dari 2.0 liter empat silinder ke inline 3,0 liter enam liter, dikombinasikan dengan motor listrik untuk menghasilkan 394 tenaga kuda dan 442 pon torsi.

Lebih dari 100.000 orang di Perancis saat mengendarai mobil listrik. Bahkan tren mobil listrik memang mulai menanjak. Tesla jadi pelopor mobil listrik modern dan semakin banyak populasinya. Selain Tesla ada lagi Faraday Future yang mulai bermain di mobil listrik. Sementara masih jarang yang memproduksi mobil bertenaga hidrogen. Toyota sudah memulainya dengan membuat Mirai.

Para pejabat dari Departemen Transportasi dan Lingkungan, Kanselir Philip Hammond mengatakan lembaga survei KPMG mensurvei 1.000 orang CEO perusahaan otomotif dunia terkait mobil masa depan. Apakah mobil itu akan bertenaga listrik atau justru mengandalkan fuel cell yang mengubah hidrogen menjadi energi listrik, jawabanya mereka akan meninggalkan mesin diesel.

" Pemerintah Uni Eropa intens mensosialisasikan agar para pengguna untuk tak menggunakan mobil berbahan bakar solar, alhasil penjualan mobil listrik melonjak 19,9%, dengan 7.270 mobil listrik dan hibrida dijual pada bulan Januari 2017," tutur Philip seperti dilansir dari Express
(wbs)
Berita Terkait
Ide Aneh! BMW Bikin...
Ide Aneh! BMW Bikin Sekrup Berbentuk Logo Mereka Sendiri
Berbeda Jauh dari yang...
Berbeda Jauh dari yang Biasa, BMW Siap Luncurkan M2 Coupe Edisi Khusus
BMW Hadirkan Model Coupe...
BMW Hadirkan Model Coupe Baru dengan Pintu Bergaya Seni Tinggi
BMW iX3 Generasi Baru...
BMW iX3 Generasi Baru Era Mobilitas Listrik Neue Klasse
BMW iX4 Tes Jalan! Terungkap...
BMW iX4 Tes Jalan! Terungkap Desain SUV Coupe Listrik Baru
Mansory Luncurkan BMW...
Mansory Luncurkan BMW M5 Hybrid Berpenampilan Sangar dengan Tenaga 838hp
Berita Terkini
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved