Blackberry Pastikan Mobil Otonom Mudah Diretas

Senin, 17 September 2018 - 17:04 WIB
Blackberry Pastikan...
Blackberry Pastikan Mobil Otonom Mudah Diretas
A A A
NEW YORK - Disaat semua produsen automotif berlomba-lomba menciptakan mobil autonom, namun perusahaan teknologi memberi peringatan keras soal keamanan adalah masalah yang tidak boleh dianggap enteng.

Chief executive Blackberry John Chen telah memperingatkan bahwa mobil otonom dapat diretas dan disebarkan sebagai senjata.

" Perusahaan teknologi saat ini mengembangkan teknologi self-driving dengan menggandeng raksasa pencarian internet China seperti Baidu, tetapi masih waspada terhadap risiko mobil tanpa pengemudi," tutur Chen seperti dilansir Carscoops.

Berbicara kepada The Telegraph, Chen mengatakan kendaraan ini membawa lebih banyak baris kode keamana yang lebih steril, memberikan para peretas ruang lingkup yang sangat besar untuk meretas mereka dan menyebabkan kerusakan.

"Saya dapat membuat mobil yang menurut saya 90 persen bebas virus, tetapi begitu mobil itu di jalan dan digunakan, kondisi tersebut perlu diperiksa secara teratur," kata Chen.

BlackBerry dan Baidu membuat OS (operating system) bersertifikasi keamanan BlackBerry QNX ISO26262 ASIL-D sebagai dasar bagi platform kendaraan otonom Apollo milik Baidu.

Selain itu, BlackBerry dan Baidu akan bekerja sama untuk mengintegrasikan Baidu's CarLife, perangkat lunak integrasi smartphone terkemuka untuk mobil yang saling terhubung di China, serta sistem AI-nya, DuerOS, dan peta definisi tinggi untuk dijalankan di Platform BlackBerry QNX Car (Infotainment).

"BlackBerry QNX telah menetapkan diri sebagai platform OS untuk sistem berbasis produksi bersertifikasi keamanan,” ujar Li Zhenyu, General manager of Intelligent Driving Group, Baidu. ”Dengan mengintegrasikan BlackBerry QNX OS dengan platform Apollo, para produsen dapat melakukan lompatan dari prototype ke sistem produksi,” tambahnya.

Diumumkan Baidu pada April silam, Apollo merupakan platform terbuka yang menyediakan solusi yang komprehensif, aman, dan dapat diandalkan yang terdiri dari layanan cloud, kumpulan open software, referensi hardware dan platform otomotif. Platform tersebut telah bekerja sama dengan lebih dari 70 mitra global, termasuk OEM, pemasok tingkat 1, platform pengembang, dan teknologi start-up.
(wbs)
Berita Terkait
BlackBerry Siapkan Mobil...
BlackBerry Siapkan Mobil Jadi Dompet Berjalan di Masa Depan
Humble Hauler Memperkenalkan...
Humble Hauler Memperkenalkan Trailer Listrik Otonom Tanpa Kabin
BlackBerry Gandeng Baidu...
BlackBerry Gandeng Baidu Melawan Mobil Otonom Tesla
Alasan Penumpang akan...
Alasan Penumpang akan Merasa Aman di dalam Mobil Otonom Zoox
Korsel Sukses Uji Taksi...
Korsel Sukses Uji Taksi Terbang di Tengah Kota Seoul
Mobil Otonom Boleh Beroperasi...
Mobil Otonom Boleh Beroperasi di Inggris, Kecepatannya Hanya 60 Km per Jam
Berita Terkini
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025: Indonesia Pastikan Finis Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved