Era IoT Paksa Pabrikan Automotif Tinggalan Produk Konvensional

Rabu, 23 Oktober 2019 - 21:26 WIB
Era IoT Paksa Pabrikan...
Era IoT Paksa Pabrikan Automotif Tinggalan Produk Konvensional
A A A
TOKYO - Perkembangan Internet of Things (IoT) yang masif di dunia juga memberikan dampak ke industri automotif global. Sejumlah pabrikan bersiap meninggalkan era industri automotif konvensional dan mulai bergerak ke arah mobilitas tanpa batas. Termasuk dengan hadirnya robot yang akan membantu mobilitas manusia.

Suasana di Aomi Exhibitions Tokyo Big Sight terlihat paling semarak di antara lokasi pameran lainnya pada perhelatan Tokyo Motor Show (2019). Di area itu yang dipamerkan adalah mobil-mobil masa depan sengan tema Future Expo. Tak sekadar pamer teknologi hybrid dan elektrik, tapi juga kendaraan autonomous dan kendaraan yang ramah disabilitas.

Salah satu yang paling antusias memamerkan teknologi masa depannya adalah Toyota Motor Corp . (TMC). Raksasa automotif dunia itu menghadirkan tema Play The Future.

TMC menyebut pameran kali ini tak sekadar adu teknologi tapi menampilkan mobilitas tanpa batas di masa depan. "Kami tak sekadar menghadirkan teknologi, tapi menghadirkan mobilitas agar orang lebih mudah berinteraksi," kata CEO Toyota Motor Corp. Akio Toyoda saat memulai pidatonya di booth Toyota yang ada di Tokyo Motor Show 2019, Rabu (23/10/2019).

Ada 11 produk mobilitas yang dipamerkan di booth Toyota. Di antaranya, e-pallete, e-trans, micro pallete, e-chargeair, e-care, e-4me, e-racer, THR3, HSR, walking area BEV, dan e-broom. Sedangkan di luar booth dipajang mobil-mobil masa depan yang bisa segera diproduksi massal, sebut saja Toyota LQ, Ultra Compact BEV, CUE, Miraitowa and Someity, APM, Manned Pressurized Rover, dan Mirai.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto kepada KORAN SINDO, mengungkapkan, teknologi mobility itu pada saatnya akan hadir juga di Indonesia.

"Tapi itu perlu waktu. Setidaknya setelah 2025 Indonesia akan masuk dalam fase mobil elektrik sebagai tonggak era mobility," cetusnya seraya menambahkan, era mobility akan ditandai dengan semakin mudahnya seseorang bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya.
(mim)
Berita Terkait
Meski Kecil, Toyota...
Meski Kecil, Toyota tetap Catatkan Laba di Tengah Pandemik
Kijang Innova Raih Lima...
Kijang Innova Raih Lima Bintang Uji Kecelakaan
Perbedaan Avanza dan...
Perbedaan Avanza dan Calya, Yuk Simak Penjelasan Berikut Ini!
Toyota Kembali Duduki...
Toyota Kembali Duduki Posisi Teratas Penjualan Mobil di Dunia
Toyota Siap Hadirkan...
Toyota Siap Hadirkan Hilux Bertenaga Hybrid
Toyota Daftarkan Paten...
Toyota Daftarkan Paten Transmisi Manual untuk Mobil Listrik
Berita Terkini
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved