Kurangi Penderitaan Rakyat Italia, Ferrari Kirim Bantuan Atasi Corona

Minggu, 22 Maret 2020 - 21:35 WIB
Kurangi Penderitaan...
Kurangi Penderitaan Rakyat Italia, Ferrari Kirim Bantuan Atasi Corona
A A A
MILAN - Virus corona yang menyerang Italia membuat industri otomotif sangat terpengaruh oleh penyebaran wabah COVID-19 . Ferrari juga menutup pabriknya di Maranello dan Modena hingga 27 Maret.

Italia menjadi negara yang paling terkena dampak ketika mencatat lebih dari 21.000 kasus infeksi dan 1.441 kematian hingga saat ini. Baca Juga: bacaJuga : BACA JUGA: Ilmuwan Wuhan Ingatkan Pemilik Golongan Darah Ini Mustahil Selamat dari Corona

Masih belum jelas kapan virus akan sepenuhnya dihilangkan. Namun, bantuan dari perusahaan besar ini tidak banyak membantu mencegah penyebaran wabah COVID-19.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ilmuwan Australia Percaya...
Ilmuwan Australia Percaya Virus Corona Buatan Manusia
Virus Corona Jadi Kado...
Virus Corona Jadi Kado Terbaik di Hari Jadi Bumi
Asal Muasal Virus Corona...
Asal Muasal Virus Corona yang Seharusnya Tak Perlu Diperdebatkan
Teknologi Sensor Sel...
Teknologi Sensor Sel Biologis Mampu Deteksi Virus Corona
Ilmuwan TOP Dunia Yakin...
Ilmuwan TOP Dunia Yakin Vaksin Tak Akan Musnahkan Virus Corona
Berita Terkini
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
1 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
2 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
4 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
4 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
5 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
8 jam yang lalu
Infografis
Lagi! Amerika Serikat...
Lagi! Amerika Serikat Kirim Bantuan Militer ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved