BMW ingin tingkatkan produksi mesin di China
Rabu, 26 Februari 2014 - 16:54 WIB
BMW ingin tingkatkan produksi mesin di China
A
A
A
Sindonews.com - Meski masih dirugikan oleh Undang-Undang tentang kepemilikan asing, semua merek mobil tetap memperluas kapasitas di China yang saat ini sebagai pasar mobil terbesar di dunia. BMW kini berencana untuk meng-upgrade kapasitas mesinnya di China.
Seperti dikutip dari Inautonews, Rabu (26/2/2014), produsen mobil mewah asal Jerman ini bersama dengan mitra lokal, Brilliance China Automotive Holdings akan memiliki fasilitas baru di Shenyang. Di mana mereka berusaha untuk membangun sebanyak 400 ribu mesin per tahun dan kapasitanya di China berpotensi naik dua kali lipat.
Masalah bagi BMW adalah bahwa pangsa pasarnya di China masih di bawah Audi. Karena itu, memperluas kapasitas produksi mesin ini akan memungkinkan BMW mengurangi biaya pengiriman dan melewatkan pajak impor, termasuk menurunkan risiko fluktuasi nilai tukar.
Pabrik baru yang terletak di distrik Tiexi Shenyang, akan memulai produksi pada 2016 dengan output awal 200.000 mesin per tahun, empat silinder bensin untuk mobil yang dibangun secara lokal.
Kapasitasnya akan naik menjadi 300 ribu unit pada jangka menengah dan akhirnya atas keluar pada penuh 400 ribu angka, ekspansi produksi mesin akan mengikuti dengan rencana untuk meningkatkan produksi mobil di China-BMW ingin menaikkan dari 200.000 menjadi 400.000 kendaraan dalam waktu yang tidak lama.
Seperti dikutip dari Inautonews, Rabu (26/2/2014), produsen mobil mewah asal Jerman ini bersama dengan mitra lokal, Brilliance China Automotive Holdings akan memiliki fasilitas baru di Shenyang. Di mana mereka berusaha untuk membangun sebanyak 400 ribu mesin per tahun dan kapasitanya di China berpotensi naik dua kali lipat.
Masalah bagi BMW adalah bahwa pangsa pasarnya di China masih di bawah Audi. Karena itu, memperluas kapasitas produksi mesin ini akan memungkinkan BMW mengurangi biaya pengiriman dan melewatkan pajak impor, termasuk menurunkan risiko fluktuasi nilai tukar.
Pabrik baru yang terletak di distrik Tiexi Shenyang, akan memulai produksi pada 2016 dengan output awal 200.000 mesin per tahun, empat silinder bensin untuk mobil yang dibangun secara lokal.
Kapasitasnya akan naik menjadi 300 ribu unit pada jangka menengah dan akhirnya atas keluar pada penuh 400 ribu angka, ekspansi produksi mesin akan mengikuti dengan rencana untuk meningkatkan produksi mobil di China-BMW ingin menaikkan dari 200.000 menjadi 400.000 kendaraan dalam waktu yang tidak lama.
(izz)