Penjualan JLR Meroket, Tata Motor Untung Besar

Kamis, 14 Agustus 2014 - 19:02 WIB
Penjualan JLR Meroket,...
Penjualan JLR Meroket, Tata Motor Untung Besar
A A A
MUMBAI - Tata Motors, induk perusahaan Jaguar Land Rover (JLR) meraih laba bersih tiga kali lipat pada kuartal pertama tahun fiskal yang berakhir 30 Juni. Laba Tata melonjak menjadi 54 miliar rupee setara USD882 juta atau sekitar Rp10,33 triliun, dibandingkan laba tahun lalu sebesar USD17 miliar rupee atau senilai Rp3,25 triliun.

Peningkatan laba didorong kontribusi dari peningkatan penjualan JLR. Laba sebelum pajak lebih dari dua kali lipat menjadi 924 juta pound atau setara USD1,6 miliar atau senilai Rp18 triliunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu berjumlah 415 juta pound atau sekitar Rp8,08 triliun.

Melansir laman Autonews, Kamis (18/5/2014), penjualan JLR ditopang peningkatan permintaan untuk Jaguar F-Type convertible dan Range Rover SUV. Pengiriman naik 22% pada kuartal pertama 2014 menjadi 115.596 unit.

Divisi merek mewah membantu Tata Motors meraih kembali profit di pasar India. Dimana Tata Motor sedang berjuang menghidupkan kembali sejumlah merek, baik merek Tata sendiri, bus dan truk.

"Jaguar Land Rover berkinerja cukup baik," kata Seorang Manajer Dana di Raiffeisen Capital Management di Wina, Juergen Maier. Dia menambahkan, hal besar berikutnya yang harus diperhatikan adalah Jaguar XE yang akan bersaing degan BMW 3 dan Mercedes C-Class.

Jaguar XE rencananya akan memulai debut gobal di London 8 September mendatang. Sedan menengah asal Ingris ini akan menjadi satu-satunya mobil di kelasnya yang dibangun menggunakan platform alumunium. XE akan dipersenjatai mesin empat silinder, 2.0 liter baik bensin maupun diesel.
(dyt)
Berita Terkait
PBB Gagal Cegah Perang,...
PBB Gagal Cegah Perang, Erdogan Serukan Reformasi Tata Kelola Global
Xi Jinping: China dan...
Xi Jinping: China dan Rusia Harus Memimpin Reformasi Tata Kelola Global
Lewat Calypso, Kita...
Lewat Calypso, Kita Bisa Belajar Kenapa Venus Berubah dari 'Bumi' Jadi Neraka
Berpengalaman Global,...
Berpengalaman Global, Ridwan Kamil Siap Jabarkan Solusi Tata Kota di Debat Ketiga
Pertamina Kembali Masuk...
Pertamina Kembali Masuk Fortune Global 500, Legislator: Sejak Dulu Bisa Jadi Kelas Dunia
Tata Group Merajai Dunia...
Tata Group Merajai Dunia Berkat Merger 100 Perusahaan
Berita Terkini
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
6 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
8 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
10 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
11 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
12 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
12 jam yang lalu
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved