Mengulik Audi A8 di IIMS

Jum'at, 26 September 2014 - 14:20 WIB
Mengulik Audi A8 di...
Mengulik Audi A8 di IIMS
A A A
JAKARTA - Mobil Jerman terkenal dengan kualitas yang baik. Desain elegan dibalut sejumlah fitur terdepan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumen.

Namun tidak disangkal jika kelebihan tersebut harus "ditutupi" dengan banderol yang tidak murah. Seperti Audi A8 LPI (Product Improvment) yang dibanderol Rp2,45 miliar untuk versi standar dan Rp2,75 miliar on the road Jakarta untuk versi Luxury.

Pabrikan mengklaim mobil ini sudah mengalami perbaikan diberbagai sektor. Mulai eksterior, interior, mesin, hingga fitur keselamatan dan kenyamanan.

"Eksterior, dari luar dapat dilihat perbandingan antara kaca dan bodi lebih banyak bodi. Kaca hanya 1/3 saja, biaya produksi juga lebih tinggi karena lebih banyak bodi dibanding kaca," ujar Kepala Divisi Trainner Product Audi, Krisna Aditia Aristian.

Krisna menambahkan, dengan perbandingan bodi lebih besar, maka individu yang berada di dalam mobil lebih aman karena terlindung seperti kepompong.

"Banyak yang bilang jika kursi penumpang mobil Jerman terlalu tegap. Audi menangkap hal tersebut, dan ruang kaki di mobil ini lebih lebar 13 cm dari versi sebelumnya," imbuh Krisna.

Dengan penambahan ruang kaki tersebut, kursi penumpang disamping kiri dapat dimajukan hingga lebih landai. "Reclaining seat hanya berlaku di samping kiri. Karena jika dibelakang sopir kasihan si sopir," katanya.

Audi A8 L PI dipersenjatai mesin V6 3.0 TFSI supercharged yang dapat melontarkan tenaga hingga 310 hp dan torsi 440 Nm serta mampu berakselerasi dari 0-100 kpj hanya dalam enam detik.

"Mesin juga dikembangkan lebih baik. Tercatat mesin baru ini mampu menghemat bahan bakar 10% dari versi sebelumnya. Nilai konsumsi BBM rata-rata 7,9 liter per 100km," tuturnya.

A8 juga dilengkapi fitur dinamic steering sistem yang memudahkan pengemudi mengendalikan mobil ketika berjalan kencang. Ada juga matrix LED headlamp, sistem yang dapat mendeteksi objek bergerak.

"Ketika ada mobil lain bergerak kearah berlawanan, sensor akan mendeteksi besarnya objek dan mematikan pancaran lampu sesuai besarnya objek tersebut. Sehingga mobil lain tidak akan silau. Namun sistem ini harus dalam keadaan bergerak," pungkasnya.
(dyt)
Berita Terkait
Mobil Listrik Terpanjang...
Mobil Listrik Terpanjang dan Lebar yang Dijual di IIMS 2025
Komputer VW dan Audi...
Komputer VW dan Audi Diretas, Data 3 Juta Pelanggan Dicuri
VW Akhirnya Miliki 100%...
VW Akhirnya Miliki 100% Saham Audi, dengan Nilai Akuisisi Rp3,9 Triliun
Kawasaki Hadirkan Nenek...
Kawasaki Hadirkan Nenek Moyang Motor Jepang di IIMS 2025
Honda Rebel dengan Warna...
Honda Rebel dengan Warna Baru Hadir di IIMS Hybrid 2021
Patahkan Stigma, Klub...
Patahkan Stigma, Klub VW Klasik Uji Emisi di Audi Center
Berita Terkini
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
1 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
2 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
4 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
7 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
10 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
12 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved