Mengenal Sejarah Tesla, Perusahaan Kendaraan Listrik Ternama Milik Elon Musk

Senin, 10 Juli 2023 - 15:57 WIB
Saat itu, Elon menginvestasikan sekitar USD6,5 juta sebagai dana awal. Kontribusinya ini membuatnya bergabung dengan Dewan Direksi Tesla, yakni sebagai ketua.

Sekitar dua tahun menyusun strategi, Elon menjadi pelopor munculnya pendanaan baru dalam jumlah besar. Seri B berhasil mengumpulkan USD13 juta serta menambahkan Valor Equity Partners ke tim pendanaan.

Baca juga; Elon Musk Benci Jadi Bos Tesla, Kok Bisa?

Beberapa bulan setelahnya, Seri C berhasil meraup USD40 juta dari tokoh-tokoh terkenal. Sebut saja seperti Larry Page, Sergey Brin, Bay Area Equity Fund JPMorgan Chase dan mantan presiden eBay Jeff Skoll. Saat itu, tercatat investasi dari swasta mencapai USD105 juta.

Master Plan Tesla

Pada Agustus 2006, Elon Musk menerbitkan posting berjudul “The Secret Tesla Motors Master Plan (just between you and me)”. Saat itu, dia mulai memaparkan misi jangka panjang perusahaan untuk membantu transisi kendaraan dunia dari bahan bakar fosil menuju energi bersih.

Sekitar bulan November 2007, terjadi pergantian direksi Tesla. Seorang veteran teknologi bernama Ze’ev Drori menjadi pemimpin Tesla menggantikan salah satu pendirinya, yakni Martin Eberhard.

Pada tugas barunya, Drori mengemban misi untuk membawa mobil pertama Tesla, Roadster, ke pasaran pertama tahun 2008. Momen ini dikatakan sebagai tonggak sejarah bagi perusahaan dan era baru kendaraan listrik dunia.

Tesla kemudian meluncurkan mobil keduanya, Model S, pada Maret 2009. Hanya dalam kurun beberapa bulan saja, mereka memiliki lebih dari 1.000 pesanan untuk Model S tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!