Hyundai Minta Pemerintah Bedakan Subsidi Mobil Listrik CKD dan CBU

Sabtu, 25 November 2023 - 07:51 WIB
“Kita juga meminta perbedaan antara mobil yang sudah zero karbon, seharusnya mendapatkan insentif lebih besar dibandingkan kendaraan-kendaraan hanya mereduksi atau mengurangi ketergantungan dari bahan bakar fosil (hybrid),” ujarnya.

Alasan Frans meminta pemerintah membedakan subsidi mobil listrik yang sudah dirakit secara lokal, untuk meningkatkan penjualannya. Mengingat sejak potongan PPN 10 persen diberlakukan, ia mengakui penjualan alami peningkatan.

“Penjualan mobil listrik Hyundai tahun lalu hanya sekitar 2.000 unit, dan di 2023 sudah melebihi 5.000 unit, animo masyarakat semakin tinggi. Jelas insentif ini sangat membantu penjualan,” ungkapnya.

Baca Juga: Baterai Mobil Listrik Buatan Hyundai Indonesia Bakal Diekspor ke 14 Negara

Hyundai Ioniq 5 masih menjadi unggulan jenama asal negeri gingseng itu sebagai mobil listrik yang dirakit secara lokal. Kendaraan ramah lingkungan tersebut memiliki nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sebesar40persen.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!