BYD Tegaskan Indonesia Tak Bisa Menolak Penggunaan Mobil Listrik
Selasa, 05 Desember 2023 - 18:14 WIB
Melihat kejadian tersebut Zhao percaya masa depan EV ralatif juga akan sama. Saat ini mungkin belum banyak orang Indonesia yang pakai mobil listrik, tapi perlahan pasarnya akan makin terbuka.
"Di China awal kemunculan mobil listrik sama seperti di Indonesia, warga China dengan berbagai alasan tidak langsung menerima mobil listrik. Dan percayalah Indonesia tak bisa menghindarai inovasi kendaraan Ev" ujar Eagle Zhao.
Sebenarnya, BYD sudah hadir di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir yang memulai bisnisnya di transportasi umum. Bus listrik buatan BYD menjadi armada TransJakarta yang sudah mengaspal sejak 2018.
“Memang BYD selalu memulai dengan public transportation. Bahkan sampai saat ini kita masih melakukan study untuk melihat market,” ujar Zhou.
“Secara penjualan global BYD tahun lalu sudah cukup baik, bahkan pada kuartal ketiga kita sudah mencapai 2,6 juta unit. Di mana kami memprediksi dalam akhir tahun ini bisa mencapai 3 juta di atas 6 persen,” ungkapnya.
Namun, Zhou belum mau mengungkapkan produk apa yang akan dibawa oleh BYD untuk ditawarkan kepada konsumen Indonesia. Ia menegaskan untuk melihat dahulu seperti apa pasar yang berkembang di Tanah Air setelah memperkenalkan teknologinya.
"Di China awal kemunculan mobil listrik sama seperti di Indonesia, warga China dengan berbagai alasan tidak langsung menerima mobil listrik. Dan percayalah Indonesia tak bisa menghindarai inovasi kendaraan Ev" ujar Eagle Zhao.
Sebenarnya, BYD sudah hadir di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir yang memulai bisnisnya di transportasi umum. Bus listrik buatan BYD menjadi armada TransJakarta yang sudah mengaspal sejak 2018.
“Memang BYD selalu memulai dengan public transportation. Bahkan sampai saat ini kita masih melakukan study untuk melihat market,” ujar Zhou.
“Secara penjualan global BYD tahun lalu sudah cukup baik, bahkan pada kuartal ketiga kita sudah mencapai 2,6 juta unit. Di mana kami memprediksi dalam akhir tahun ini bisa mencapai 3 juta di atas 6 persen,” ungkapnya.
Namun, Zhou belum mau mengungkapkan produk apa yang akan dibawa oleh BYD untuk ditawarkan kepada konsumen Indonesia. Ia menegaskan untuk melihat dahulu seperti apa pasar yang berkembang di Tanah Air setelah memperkenalkan teknologinya.
Lihat Juga :