Gagal di Amerika, Bisakah Pabrikan Mobil Listrik VinFast Merebut Pasar Indonesia?
Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:18 WIB
Anggap Indonesia Pasar Potensial
Presiden Joko Widodo sempat mengunjungi pabrik VinFast di Vietnam, seiring rencana mereka untuk berinvestasi di Indonesia. Jokowi bertemu langsung dengan Vuong, CEO dan penyandang dana terbesar VinFast. Vuong juga pendiri Vingroup, konglomerasi terbesar Vietnam.“Kami mendukung rencana investasi VinFast di Indonesia,” ujar Jokowi saat itu, menjamin mempermudah proses pembangunan pabrik serta bisnis mereka di Indonesia.
Berapa nilai investasi VinFast di Indonesia? September 2023 silam, disebutkan bahwa VinFast akan berinvestasi senilai USD1,2 miliar di pasar Indonesia dalam jangka panjang.
Untuk tahap pertama, USD200 juta (Rp3,1 triliun) digunakan untuk pabrik yang rencananya akan beroperasi pada 2026 dengan kapasitas produksi antara 30.000-50.000 mobil setahun.
Baca Juga: Kunjungi Pabrik Mobil Listrik VinFast, Jokowi Pantau Langsung Proses Perakitan Mobil Listrik
Selain di Indonesia, VinFast juga mengumumkan investasi USD500 juta (Rp7,8 triliun) di India, tepatnya Tamil Nadu. Diperkirakan rencana total investasi VinFast di India mencapai USD2 miliar (Rp31,2triliun).
(dan)
Lihat Juga :
tulis komentar anda