Gagal di Amerika, Bisakah Pabrikan Mobil Listrik VinFast Merebut Pasar Indonesia?
Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:18 WIB
Di kuartal 3 2023, VinFast juga hanya menjual 19,563 unit mobil. Jauh dibawah target 50,000 unit mobil di 2023.
VinFast juga bikin heboh bursa saham Nasdaq. Valuasi perusahaan sempat meroket hingga melebihi Mercedes-Benz dan BMW. Tapi, saham perusahaan sekarang jeblok ke angka USD6 dari puncaknya USD82,35 di akhir Agustus.
Meski demikian, perusahaan tersebut tetap berencana untuk membuka pabrik di Raleigh, North Carolina, dengan nilai investasi USD4 miliar.
VinFast sendiri mengandalkan tiga model mobil listrik, yakni VF e34, VF e35 (sekarang dikenal sebagai VF 8), dan VF e36 (sekarang dikenal sebagai VF 9) pada 2021.
Anggap Indonesia Pasar Potensial
Presiden Joko Widodo sempat mengunjungi pabrik VinFast di Vietnam, seiring rencana mereka untuk berinvestasi di Indonesia. Jokowi bertemu langsung dengan Vuong, CEO dan penyandang dana terbesar VinFast. Vuong juga pendiri Vingroup, konglomerasi terbesar Vietnam.
VinFast juga bikin heboh bursa saham Nasdaq. Valuasi perusahaan sempat meroket hingga melebihi Mercedes-Benz dan BMW. Tapi, saham perusahaan sekarang jeblok ke angka USD6 dari puncaknya USD82,35 di akhir Agustus.
Meski demikian, perusahaan tersebut tetap berencana untuk membuka pabrik di Raleigh, North Carolina, dengan nilai investasi USD4 miliar.
VinFast sendiri mengandalkan tiga model mobil listrik, yakni VF e34, VF e35 (sekarang dikenal sebagai VF 8), dan VF e36 (sekarang dikenal sebagai VF 9) pada 2021.
Anggap Indonesia Pasar Potensial
Presiden Joko Widodo sempat mengunjungi pabrik VinFast di Vietnam, seiring rencana mereka untuk berinvestasi di Indonesia. Jokowi bertemu langsung dengan Vuong, CEO dan penyandang dana terbesar VinFast. Vuong juga pendiri Vingroup, konglomerasi terbesar Vietnam.Lihat Juga :