Marak Bus Pasang Lampu Aksesoris Mencolok, Waspada Bahayanya
Sabtu, 09 Maret 2024 - 09:47 WIB
Baca Juga: Perbedaan Bus Pariwisata, Bus Ekonomi, Bus Eksekutif, Bus Patas dan Bus Sleeper
Sebagai pencegahan, Thoyib mengatakan DCVI sudah meminta kepada perusahaan karoseri untuk tidak memasang lampu aksesoris berlebihan. Tetapi, ia mengatakan hal tersebut sulit dilakukan apabila bus sudah berada di tangan konsumen.
“Lampu kami lebih kritis, elektrik dianalisis bebannya berapa, kapasitasnya berapa, jangan sampai tekor. Kalau tekor, bisa kebakaran, aki soak, dan sebagainya. Di karoseri, kita bisa mencegah, tapi kalau sudah sampai customer, ini agak sulit,” tuturnya.
“Idealnya ada regulasi, entah di KIR atau apa. Aksesori yang membahayakan bisa dikurangi.”
Ketua Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) DKI Jakarta Yusa Cahya Permana mengatakan memang regulasi ketat diperlukan. Terlebih penggunaan lampu strobo pada bus cukup mengganggu pengguna jalan lain.
Sebagai pencegahan, Thoyib mengatakan DCVI sudah meminta kepada perusahaan karoseri untuk tidak memasang lampu aksesoris berlebihan. Tetapi, ia mengatakan hal tersebut sulit dilakukan apabila bus sudah berada di tangan konsumen.
“Lampu kami lebih kritis, elektrik dianalisis bebannya berapa, kapasitasnya berapa, jangan sampai tekor. Kalau tekor, bisa kebakaran, aki soak, dan sebagainya. Di karoseri, kita bisa mencegah, tapi kalau sudah sampai customer, ini agak sulit,” tuturnya.
“Idealnya ada regulasi, entah di KIR atau apa. Aksesori yang membahayakan bisa dikurangi.”
Ketua Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) DKI Jakarta Yusa Cahya Permana mengatakan memang regulasi ketat diperlukan. Terlebih penggunaan lampu strobo pada bus cukup mengganggu pengguna jalan lain.
Lihat Juga :