Ilmuwan Australia Kembangkan Baterai Air, Ini Keunggulannya
Minggu, 10 Maret 2024 - 11:48 WIB
Lapisan ini membantu baterai bertahan lebih lama, dengan prototipe mempertahankan lebih dari 85 persen kapasitasnya bahkan setelah diisi dan dikosongkan sebanyak 500 kali, yaitu saat sebagian besar baterai lithium-ion mulai rusak.
“Baterai kami kini bertahan jauh lebih lama sebanding dengan baterai lithium-ion komersial yang ada di pasaran menjadikannya ideal untuk penggunaan berkecepatan tinggi dan intensif dalam aplikasi dunia nyata,” kata Ma.
“Dengan kapasitas yang mengesankan dan masa pakai yang lebih lama, kami tidak hanya memiliki teknologi baterai yang canggih namun juga berhasil mengintegrasikan desain kami dengan panel surya, menampilkan penyimpanan energi terbarukan yang efisien dan stabil,” tambahnya.
“Baterai kami kini bertahan jauh lebih lama sebanding dengan baterai lithium-ion komersial yang ada di pasaran menjadikannya ideal untuk penggunaan berkecepatan tinggi dan intensif dalam aplikasi dunia nyata,” kata Ma.
“Dengan kapasitas yang mengesankan dan masa pakai yang lebih lama, kami tidak hanya memiliki teknologi baterai yang canggih namun juga berhasil mengintegrasikan desain kami dengan panel surya, menampilkan penyimpanan energi terbarukan yang efisien dan stabil,” tambahnya.
(wbs)
Lihat Juga :