Toyota Dorong Percepatan Insentif Mobil Hybrid untuk Transisi Mulus ke Kendaraan Listrik di Indonesia
Sabtu, 27 Juli 2024 - 16:17 WIB
Sebagai informasi, mobil hybrid yang memadukan mesin pembakaran internal dan motor listrik penggerak lengkap dengan baterai mampu menekan emisi.
Berdasarkan hasil studi, mobil hybrid mampu mengurangi emisi hingga 49 persen dibandingkan kendaraan konvensional.
“Jadi Indonesia harus (bergerak) cepat agar ekosistemnya ada di Indonesia. Kalau lama, nanti hybridnya malah impor semua," lanjut Bob.
Bob menuturkan pemerintah Indonesia seharusnya berkaca pada Thailand yang memberikan insentif besar pada mobil hybrid. Terlebih, ini merupakan tahap awal untuk masyarakat Indonesia untuk beralih ke kandaraan listrik murni.
Baca Juga: Mobil Listrik China Serbu Indonesia, Toyota Mulai Gerah?
Berdasarkan hasil studi, mobil hybrid mampu mengurangi emisi hingga 49 persen dibandingkan kendaraan konvensional.
“Jadi Indonesia harus (bergerak) cepat agar ekosistemnya ada di Indonesia. Kalau lama, nanti hybridnya malah impor semua," lanjut Bob.
Bob menuturkan pemerintah Indonesia seharusnya berkaca pada Thailand yang memberikan insentif besar pada mobil hybrid. Terlebih, ini merupakan tahap awal untuk masyarakat Indonesia untuk beralih ke kandaraan listrik murni.
Baca Juga: Mobil Listrik China Serbu Indonesia, Toyota Mulai Gerah?
Lihat Juga :