Porsche Rugi Hampir 57 Triliun? Ini Penyebabnya!

Sabtu, 08 Februari 2025 - 13:23 WIB
Seiring dengan perjuangan produsen mobil ini untuk meningkatkan pendapatan dan penjualan yang lesu di Tiongkok, dewan direksi sedang berupaya untuk memperluas portofolio produk perusahaan untuk mencakup model dengan mesin pembakaran atau hibrida plug-in.

Perusahaan menambahkan bahwa mereka juga akan melakukan penyesuaian pada organisasi perusahaannya.

Dewan pengawas Porsche AG memulai pembicaraan untuk mengakhiri kontrak Chief Financial Officer Lutz Meschke dan eksekutif penjualan Detlev von Platen lebih awal.

Baca Juga: Korbankan Tesla untuk Selamatkan Porsche dari Kebakaran Los Angeles

Pada bulan Oktober, produsen mobil tersebut mengatakan akan memangkas biaya. Hal ini terjadi pada saat produsen mobil mewah Jerman lainnya mengalami penurunan di dalam negeri dan di Tiongkok pada tahun 2024, berdasarkan data volume penjualan. Penurunan ini diakibatkan konsumen yang lebih kaya menahan pembelian di tengah ketidakpastian ekonomi dan penjualan kendaraan listrik yang lebih lambatdariperkiraan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!