Menperin Minta Produsen Mobil Turunkan Harga untuk Dongkrak Penjualan

Jum'at, 28 Februari 2025 - 15:39 WIB

Penurunan Penjualan Mobil dan Dampaknya

Tahun 2024, penjualan mobil mengalami penurunan hingga 13,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini berdampak besar pada berbagai sektor, sehingga diharapkan penjualan mobil dapat pulih di tahun 2025.

"Penurunan ini perlu menjadi perhatian serius karena industri otomotif memiliki linkage yang sangat tinggi, baik backward maupun forward linkage. Kami telah menghitung secara teknokratis bahwa forward linkage terpengaruh dengan koefisien 0,83 atau sekitar Rp4,6 triliun," jelas Menperin.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penjualan

Menperin mengungkapkan beberapa faktor yang menyebabkan penurunan penjualan mobil, antara lain penurunan daya beli masyarakat, tantangan ekonomi global, dan faktor-faktor lainnya. Beliau berharap tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi semua pihak terkait.

Baca Juga: Viral! Mobil Mirip Kendaraan Dinas Kepresidenan Isi Bensin di Shell

Dukungan untuk Inovasi Teknologi Hijau

Selain penurunan harga, Menperin juga menekankan pentingnya pengembangan inovasi teknologi hijau yang ramah lingkungan. "Kami berharap ada perhatian terhadap pengembangan inovasi teknologi hijau yang berwawasan lingkungan dengan berbagai upaya strategis dan inovasi dari para pelaku industri serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah,"pungkasnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!